Beragam Jenis Bahan Kain yang Bisa Dicetak dengan Mesin Cetak Kain Digital

Selain printer mesin cetak kain, hal yang tidak kalah penting untuk diperhatikan ketika hendak membuka usaha printing kain ialah jenis kain yang akan digunakan. Mengapa? Karena penggunaan jenis kain yang akan kalian pilih, akan berpengaruh pada metode serta jenis printer yang digunakan. Sebenarnya, terdapat beberapa jenis kain yang bisa dicetak oleh mesin printing kain. Nah, kali ini kami akan membahasnya secara lengkap melalui artikel ini. Yuk, langsung simak!

Kain BSY Bowden

Salah satu bahan BSY atau Bi Shrinkage Yarn, detail dari bahan ini adalah 100% polyester fabric dengan finishingnya menggunakan dua jenis polyester filamen yang berbeda sehingga menjadikan bahan yang halus, lembut dan tidak panas seperti bahan katun yang pastinya mudah dijahit. BSY adalah salah satu bahan yang cocok untuk printing textile karena selain bahan yang lembut bahkan tidak panas mempunyai karakter bahan yang hasil printnya mempunyai warna yang cerah, untuk area bersih saat di print nya sekitar 140-145 cm, dengan menggunakan lebar layout cetak 150 cm. Biasanya estimasi bahan ini mengalami penyusutan sebesar 0,5 % bahkan bisa juga sampai 1-2 %. Ada berbagai macam kualitas kain BSY yang beredar di pasar, mulai harga yang sangat ekonomis sampai yang premium. untuk yang ekonomis, harga kain BSY rata-rata dipatok dengan harga 18.000/ yard. BSY jenis ini lebih tipis. Selain itu juga ada kain BSY premium yang mempunyai ketebalan yang sedang. harga rata-rata kain BSY premium ini sekitar jauh lebih tinggi dari kain BSY ekonomis. Karena sifat kainnya yang lembut dan tidak mengkilap, kain BSY banyak digunakan sebagai bahan utama dalam print kain. BSY sangat mudah di padupadankan dengan hampir semua bahan lainya. Kegunaan bahan ini biasanya untuk dijadikan sebagai sarung bantal atau sofa, mukena, seragam batik, lapisan selimut atau bisa juga dijadikan sebagai sprei.

Kain Chiffon Hycon

Kain hycon memiliki karakteristik lembut dan halus. Sifat kain ini juga tidak licin dan memiliki sifat jatuh dan tidak mengembang. Dengan karakteristik tersebut kain hycon sangat cocok digunakan untuk bahan busana muslim baik untuk gamis maupun jilbab. Tekstur kain yang jatuh dan ringan dengan ketebalan kain yang pass membuat kain ini juga menjadi bahan favorit pembuatan busana muslim seperti gamis syar’i, rok maupun berbagai macam dress.

Soal harga kain ini tergolong sangat terjangkau.

Kain Drifit

Kain Drifit merupakan bahan kain yang banyak digemari saat ini, khususnya oleh para pecinta olahraga seperti futsal, golf, bersepedah dan lain sebagainya. Bahan kain drifit terbuat dari campuran, spandex, polyester dan nilon. Sehingga kain drifit mempunyai karakter bahan yang lebih lentur, ringan tapi tetap kuat. Bahan kain drifit mempunyai ciri khas yaitu  memiliki pori-pori sebagai sirkulasi udara saat Anda bergerak.

Kain Hyget

Kain Hyget atau bahan hyget merupakan kain yang terbuat dari kombinasi campuran cotton dan polyester tetapi ketebalannya lebih tipis. Bahan hyget ini memiliki ciri umum yaitu kainnya mengkilap, serta tidak panas dan tidak mudah kusut. Kain bahan hyget ini termasuk kedalam kategori bahan kain yang murah bila dibandingkan dengan bahan kaos lainnya seperti spandek, katun dan polyester. Tetapi bukan berarti bahan hyget ini murahan atau kurang berkualitas. Bahan hyget yang kualitasnya bagus, nyaman saat dipakai dan harganya pun lebih mahal. Bahan ini memiliki daya serap yang tidak begitu baik sebab tidak terbuat dari 100% katun, karena itulah bahan ini biasa digunakan untuk membuat kaos yang diperuntukkan untuk momen tertentu seperti kaos partai atau kaos event, bendera, yang memang tidak menyediakan dana yang besar untuk pembuatannya. Jadi kurang cocok untuk bahan kaos polos kualitas distro. Ciri ciri bahan hyget adalah permukaannya agak mengkilap dan tidak mudah kusut. Kain ini memang tidak terlalu populer dibandingkan dengan jenis kain seperti combed dan carded. Hal ini dikarenakan bahan hyget biasa cenderung tipis. Jika digunakan di cuaca yang terik akan membuat penggunanya kepanasan.

Kain Satin

Karena karakternya yang kuat, kain ini banyak digunakan dalam membuat beragam bentuk pakaian yang memang sifatnya lebih istimewa dibandingkan pakaian rumah atau sehari-hari. Karakter kain satin berupa tampilannya yang mengkilap dan glossy, lalu dari segi tekstur, tekstur permukaannya terasa halus dan lembut. Karena halus dan lembut ini maka bahan terasa ‘jatuh’ dan mudah dibentuk, serta dirancang. Karakter dari kain satin cukup khas dan berbeda dari jenis kain lainnya. Banyak penggunanya yang mencari tampilan kain glossy yang bisa dengan praktis dijahit, juga bisa dipadu dengan jenis kain lainnya. Di dunia fashion Indonesia, kain satin banyak digunakan untuk pelengkap desain pakaian dress dan gaun. Selain itu sebagai pelengkap seragam dan kebaya. Warna dan kenyamanan kain ketika dipakai berbeda-beda. Begitu juga dengan harganya. Sama seperti banyak jenis kain lainnya, terdapat macam-macam kain satin dan tingkat atau kualitas gradenya. Sehingga memberi tampilan dan rasa nyaman berbeda-beda dari setiap macam kain satin itu.

Kain Bubble Pop Crepe

Kain bubble crepe ini terbuat dari benang sintetis, memiliki sifat melar dan adem ketika dipakai sebagai bahan busana. Selain itu, bahan bubble crepe termasuk bahan yang menarik karena memiliki tekstur yang unik dan sangat berkarakter cocok untuk produksi busana wanita seperti baju, gamis atau hijab hijab. Permukaan yang kasar ternyata tidak membuat bahan ini tidak nyaman dipakai, justru permukaan kain yang kasar ini sangat disukai para peminatnya karena jika dipakai kain terasa nyaman, tidak nempel di kulit saat berkeringat serta tidak licin.

Kain Cavalli Roberto

Pada dasarnya kain Roberto memiliki tekstur lembut dan warna yang indah. Sehingga sangat cocok untuk digunakan sebagai material pembuatan busana pengantin, dress, hanbok (baju tradisional Korea), khimar, serta gamis. Tidak hanya itu, karakteristiknya yang mudah menyerap keringat juga bisa dijadikan pakaian sehari-hari maupun piyama. Kain ini juga dikenal memiliki permukaan yang halus dengan ketebalan sedang, dimana tidak terlalu tebal atau tipis. Bahannya yang ringan membuat kain ini lebih mudah dibentuk. Selain itu, tampilan dan warnanya pun tidak terlalu mengkilap dibanding jenis kain yang lainnya.

Kain Spandek

Nama lain dari kain spandek adalah elastane. Bahan spandek merupakan sejenis serat buatan yang memiliki karakter bahan yang elastis atau mampu merenggang. Kemampuan bahan spandek untuk bisa meregang hingga mencapai 5 kali dari ukuran aslinya. Bahan spandek ini merupakan salah satu bahan sintetis 100% yang sengaja di desain untuk menggantikan peran karet. Bahan kain spandek cukup mudah untuk di warnai sekaligus juga kompatibel dengan bahan kain yang lainnya, sehingga jika dicampurkan dapat menghasilkan sebuah produk yang unik. Karena kain tersebut memiliki karakteristik dari serat spandek dan serat bahan campuran tersebut.

Kain Scuba

Kain scuba merupakan salah satu jenis bahan kain yang berserat Lembut dan bersifat lentur karena dibuat dari benang fiLamen yang sangat halus dan dirajut secara padat dengan menggunakan mesin rajut datar. Pada saat proses produksi berlangsung. mesin rajut tersebut akan bekerja membentuk rajutan dua Lapis yang disatukan. Sebagai bahan kain yang berkualitas tinggi. kain scuba sendiri umumnya memiliki kemampuan merenggang secara vertikal maupun horizontal hingga 40% dan melebar mencapai 58 inches. Dengan karakteristiknya yang sedemikian unik tidak heran bila kain ini banyak dimanfaatkan untuk membuat berbagai produk pakaian.