Select Page

Bahan Mukena adem

Adem, lembut, gak bikin gerah, gak bikin gatel, dan betah buat berlama-lama jika digunakan. Itu kriteria mukena yang paling disenangi bukan? Kalau iya pas banget sama mukena yang baru aja saya cobain. Jadi, saya baru menemukan mukena yang  nyaman digunakan untuk  salat dan ibadah dengan khusu. Dan jangan salah, walaupun mukena ini baru bagi saya dengan nama brand-nya, tapi saya langsung nyaman dan berniat ingin membelikan orang tua dan sahabat.

Sebelumnya, saya pernah mencoba mukena pemberian dari sebuah acara pengajian. Saya coba mukena tersebut sebentar saja, tetapi ada yang kurang. Bahannya panas, bikin gerah, belum lagi ukuran kepala yang tidak fit dengan wajah saya. Efeknya badan saya agak gatal dan bagian leher karena bentuk mukanya tidak fit, bikin kemerahan juga. Akibatnya saat salat pun rasanya tidak nyaman dan buat berlama-lama dengan mukena juga gak betah. Apalagi kalau dipakai saat salat tarawih, mengaji, atau kita bertahan dari magrib ke isya tidak membuka mukena, itu rasanya kurang pas. Dari situ, saya merasa pentingnya punya mukena yang bagus dan berkualitas. Selain itu kita menghadap Pencipta Sang Kuasa harus memakai busana atau mukenah yang paling bagus.

Kalau menghadap manusia saja kita pakai baju yang bagus, cantik, nyaman, dan pantas, tetapi, kenapa saat menghadap Allah tidak menggunakan hal yang serupa juga? Apalagi salat dilakukan setiap hari minimal-minimalnya 5 kali dalam sehari. Tapi sering kali membeli mukena tidak seperti membeli baju yang mungkin bisa setiap bulan. Masuk akal bukan sobat ?

Tapi biarlah itu saya yang dulu. Setelah mengetahui tentang mukena yang satu ini, rasanya langsung ingin membeli lagi dan merasakan kenikmatan ibadah karena menggunakan perangkat yang sangat nyaman dan berkualitas ini.

Sejarah Mukena Siti Khadijah

Mukena Siti Khadijah sendiri berawal dari Malaysia dan masuk ke Indonesia saat tahun 2015. Mukena ini tergolong dengan mukena premium karena memang diproduksi dari bahan yang sangat berkualitas, seperti spun polyester berteknologi jepang dengan desain inovatif di bagian wajah sehingga mudah untuk dikenakan tanpa perlu merubah kembali bagian dahi atau dagu karena sudah pas dibentuk ukurannya sesuai wajah. Tidak salah kalau riset di bagian wajah pun hampir memakan waktu 6 bulan tersendiri.

Selain gerai dan website online, Mukena Siti Khadijah juga bekerja sama dengan saluran belanja televisi speerti Oshop, MNC Shop, dan sekarang yang terbaru adalah MQ TV. Semakin mudah tentunya mendapatkan mukena Siti Khadijah dan pastinya mudah untuk belanja barang berkualitas kesukaan kita secara online.

Di kesempatan grand launching ini juga, Mukena SK menghadirkan produk specialnya untuk masyarakat Bandung yaitu series Hadiya. Mukena Cantik ini berwarna hitam dengan lace berwarna putih cantik, dan berbahan yang sangat halus, nyaman, dan dingin saat dikenakan. 

Pemilik Mukena Siti Khadijah

Ibu Padzillah sebagai Pemilik juga menceritakan tentang bagaimana pertama kali ia membangun bisnis ini. Pada dasarnya bisnis ini adalah bisnis keluarga, karena dikerjakan bersama-sama keluarga intinya. Awalnya, Ibu Padzillah hanyalah Ibu Rumah Tangga biasa yang sehari-hari mengurus anak-anak, suami, dan rumah tangganya. Namun, setelah anak-anaknya besar dan mandiri, ia pun memulai aktivitas bisnis ini yang juga didukung 100% oleh suaminya.

Bisnis mukena pun akhirnya dipilih karena melihat masih belum banyak produksi mukena berkualitas yang ia amati. Akhirnya ia pun nekat dan terus berjalan bisnisnya hingga saat ini memiliki 30 gerai di Malaysia, dan dua di Indonesia (Jakarta dan Bandung). Tidak hanya itu, bisnis mukena Siti Khadijah juga sudah menyebar hingga ke Brunei, Singapura, UK, dan Middle East secara online. Hasil perjuangan Ibu Padzillah bersama keluarga pun tentunya dapat terlihat hingga kini.

Desainer Mukena Siti Khadija

Ibu Padzillah mejelaskan bahwa sejauh ini designer utama dari Mukena Siti Khadijah adalah Beliau sendiri, walaupun sekarang ia memiliki tim RnD (research and development) untuk bisnis mukenanya. Bahkan, ia pun juga berencana untuk mengambil designer dari Indonesia khusus, untuk memenuhi cita rasa market atau pelanggan di Indonesia.

Nah yang menarik sebetulnya ada di bagian bentuk wajah mukenanya. Jadi bagian wajah ini sudah dipatenkan dan menjadi ciri khas dari Mukena Siti Khadijah. Di bagian leher terdapat bahan yang strech yang nyaman, sehingga tidak gatal dan kemerahan jika dipakai lama. Dan pastinya, bagian wajah ini sudah di riset secara mendalam, dan dibuat secara teliti oleh tim dari Mukena SK.Setiap hari, ada 1400 bagian wajah yang diproduksi di Malaysia.

Tidak salah jika Mukena SK ini punya kualitas yang sangat baik. Ibu Padzillah sendiri hingga saat ini masih melakukan quality control langsung walaupun sudah ada internal team sendiri. Namun, tidak hanya di Malaysia, hingga kini mukena SK juga sudah memiiliki pabrik yang cukup besar di Tasikmlaya dan mmeiliki sekitar 200 pegawai. Pengrajin dan penjahit di Tasikmalaya, Jawa Barat sudah dilatih untuk memproduksi mukena. Akan tetapi, khusus bagian wajah, produksi hingga kini tetap di Malaysia karena sudah hak paten dan memang butuh riset yang teliti oleh tim dari Siti Khadijah.

Mukena Siti Khadijah, Lambang Cinta Abadi

Saya sendiri sudah mencoba mukena Siti Khadijah yaitu dari series TPO Pink dengan warna Dark Purple. Warnanya benar-benar cantik, sesuai dengan warna pastel kesukaan saya. Mukena Siti Khadijah sendiri ada ukuran yang free size atau ukuran sesuai bentuk tubuh. Tapi saat saya menggunakan yang free size pun masih sesuai dengan bentuk tubuh saya sehingga nyaman digunakan. Selain itu, Mukena Siti Khadijah juga tidak tembus pandang atau transparan, sehingga tetap syari jika dipakai.

Ibu Padzillah sendiri menyampaikan bahwa mukena Siti Khadijah ini adalah Lambang Cinta Abadi. Menurutnya kualitas dari mukena Siti Khadijah adalah bentuk cinta kita kepada Allah, karena kita kenakan untuk menghadap-Nya dengan tampilan busana terbaik. Selain itu juga tanda cinta untuk Ibu, Istri, dan Orang Spesial lainnya yang kita Cintai karena mukena adalah hadiah terbaik bagi mereka untuk dikenakan saat beribadah, umrah, shalat, mengaji, dan yang lainnya.

Betul sekali yang dikatakan oleh Ibu Padzillah. Saya terpikir juga, ingin menggunakan mukena Siti Khadijah untuk mahar pernikahan nanti. Ya, bisa request kali ya untuk yang satu ini pada calon suami.

Saya sendiri merasa bahwa harga dari Mukena Siti Khadijah mungkin bagi beberapa orang akan terasa mahal, apalagi jika dibandingkan dengan harga-harga yang ada di pasaran secara umum. Tapi sebetulnya kalau kita membeli mukena terbaik ini setahun sekali atau dua kali, atau kita hadiahkan pada orang tersayang, harga tersebut tidak akan sebanding dengan kebahagiaan, kenyamanan, dan ketenangannya dalam beribadah. 

Sumber : https://ideannisa.com/2018/03/05/mukena-siti-khadijah/