Macam Renda Sebagai Bahan Pelengkap Busana

This image has an empty alt attribute; its file name is p_a0lcXF-sdrMDseJ_QwcYjMsb6W0WIOSV2GVkFsFG3E7SDKCs5njjz5bSes1mJITXWAMqJOHZMY-9_RjWvfPAHkHsdbrzEOU8pIdvHwAwFOmucIKIINhu4O7dF3vIeunyUhWFmD

Salah satu alternatif aksesoris yang sangat digemari oleh para pecinta fashion adalah renda. Sebagai salah satu aksesoris pelengkap busana, renda sering diidentikkan dengan kesan yang anggun dan feminim. Renda biasanya dimanfaatkan untuk menambah nilai estetik tersendiri pada busana yang dikenakan bersamaan. Renda sebagai garnitur busana sudah dikenal sejak dulu kala. Seiring dengan majunya industri tekstil, renda sangat bervariasi baik konstruksi, bentuk, maupun bahannya. Renda yang sering digunakan terbuat dari bahan katun, sutra, nilon, polyester, dan sebagainya. Renda juga dapat dibuat dengan tangan atau mesin. Dewasa ini, renda mulai digunakan di hampir semua perlengkapan wanita mulai dari pakaian, rok, bantal, mukenah, hingga tas. Dengan mengaplikasikan renda pada aksesoris akan memberikan kesan yang feminim serta kesan lebih enak dipandang bagi para penggunanya.

Jenis – Jenis Renda 

Seiring perkembangan zaman, renda mulai muncul dengan berbagai tekstur dan motif yang semakin kekinian pula. Untuk memberikan kesan estetik pada produk busana maupun pada produk jahit lainnya, renda sendiri secara umum dapat dijumpai dalam beberapa model dan variasi. Berikut ini beberapa jenis renda yang mudah dijumpai dipasaran.

Renda Bulu Ostrich

atau biasa dikenal sebagai renda bulu unta. Sebetulnya apa sih kegunaan dari bulu ostrich ini ? Biasanya pelaku bisnis fashion atau pabrik textile menggunakan bahan ini sebagai aksesoris fashion. Misal digunakan di lengan baju atau bisa dipasang di bagian kalung baju wanita. Para pecinta bulu yang digunakan untuk baju wanita sangat digemari untuk kulit burung unta tersebut. Tidak sedikit juga para perancang busana menggunakan bahan ini. Selain itu banyak ragam warna untuk bulu ostrich ini :

  1. Merah
  2. Maroon
  3. Hot Merah Muda
  4. Magenta
  5. Ungu

dan banyak varian warna lainnya

Contoh bulu ostrich yang banyak dijual dipasaran :

bulu ostrich

Jika diaplikasikan di baju wanita bisa seperti ini misalnya :

Jual Pasmina bulu ostrich - Balikpapan Barat - Hilwa Fashion | Tokopedia

Renda Rajut Vintage

Renda rajut vintage merupakan salah satu jenis renda yang proses pembuatannya dilakukan dengan cara merajut manual menggunakan tangan. Jenis renda ini termasuk pada jenis renda tertua dan paling sering digunakan. Untuk membuat renda jenis ini memang dibutuhkan kesabaran dan keterampilan yang lebih, karena mengingat cara membuatnya yang masih dilakukan dengan tangan. Selain itu, waktu yang diperlukan untuk membuat renda ini juga terhitung cukup lama. Tetapi, tentu saja hasil yang didapatkan dari renda rajut vintage ini sangat cantik dan anggun. Para pecinta fashion klasik akan sangat senang menggunakan renda jenis ini.

Renda Rajut Mesin

Renda rajut mesin merupakan renda yang memiliki bentuk yang hampir sama dengan renda rajut vintage, hanya saja proses pembuatannya dilakukan oleh mesin. Waktu yang diperlukan untuk membuat renda rajut ini juga sangat cepat, berbeda dengan renda rajut vintage. Renda rajut mesin biasanya juga memiliki harga yang cenderung lebih murah daripada renda rajut vintage. Bahan dasar yang dipakai untuk membuat renda rajut mesin ini biasanya adalah campuran dari benang katun dan benang sintetis. Sayangnya untuk renda rajut mesin motif yang dihasilkan cenderung tidak serapi renda rajut vintage. Tapi secara keseluruhan renda rajut mesin bisa dijadikan alternatif untuk bahan pelengkap busana.

Renda Katun

Renda katun seperti namanya, terbuat dari bahan kain katun. Kain katun tersebut di bordir dengan motif yang diinginkan dengan lebar tertentu. Renda katun serasi untuk penyelesaian bahan jahitan yang dibuat dari bahan katun juga. Biasanya para penjahit banyak mengaplikasikannya pada baju, mukena, tas, dan beragam kreasi. Renda jenis ini juga sangat mudah dan banyak ditemui dipasaran. Pada umumnya renda katun sering diaplikasikan pada mukena. Renda jenis ini juga akan memberikan kesan yang feminim bagi para penggunanya. 

Renda Air

Renda air biasanya terbuat dari bahan sintetis, sehingga memiliki karakteristik yang cenderung tipis dan terawang (tembus pandang) seperti air. Motif dari renda air juga sangat beragam, kebanyakan bertema floral. Warna putih mungkin yang paling banyak digunakan karena netral. Ada renda air yang sangat lembut melangsai, ada juga yang agak kaku, mana yang paling baik seharusnya yang sesuai penggunaannya. Namun secara umum semakin halus-lembut harganya semakin mahal. Tekstur renda air yang cukup kaku akan memberikan kesan elegan bagi para penggunanya. Biasanya, renda air digunakan sebagai pembungkus souvenir. Karena teksturnya yang tipis dan tembus pandang, souvenir yang dibungkus dengan renda air akan terlihat sangat cantik.

Renda Tile

Jenis renda selanjutnya yaitu renda tile. Renda tile memiliki karakteristik yang hampir sama dengan renda air, yaitu tipis dan menerawang (tembus pandang). Renda tile ini berbahan dasar kain tile atau kain brokat. Renda tile lebih melangsai dan biasa diaplikasikan pada gaun pengantin, baju pesta, kebaya, kerudung. Renda tile dapat menambah kesan anggun dan mewah pada busana. Umumnya, harga yang ditawarkan untuk memperoleh rendah ini cenderung lebih mahal daripada renda – renda pada umumnya. Akan tetapi, tidak perlu khawatir karena kualitas dari renda jenis ini sangat mewah dan cocok untuk dipadu padankan pada busana acara formal. 

Renda Elastis

Salah satu renda yang memiliki karakteristik cukup unik yaitu renda elastis. Karena renda elastis mirip dengan renda air, namun bahan yang digunakan adalah benang sintetis yang bisa melar. Renda elastis banyak digunakan untuk aplikasi pada bahan kaos seperti baju kaos atau bergo. Saat ini banyak juga digunakan untuk kreasi bandana, ciput, manset, dan lain-lain. Renda elastis lebar juga bisa digunakan untuk kaos tanktop atau korset. Biasanya renda elastis ini juga dimanfaatkan untuk pakaian dalam. 

Renda Bunga

Jenis renda yang tak kalah menakjubkan selanjutnya adalah jenis renda bunga. Renda bunga sebetulnya merupakan modifikasi dari bahan-bahan yang dirangkai menjadi bunga, dan dijalin dengan bahan seperti tile, organdi, flanel, dan lain-lain untuk memanjangkannya. Motif renda bunga mawar banyak digunakan untuk pinggiran jilbab, hiasan baju, bros, dan aplikasi lainnya. Renda bunga berukuran besar biasanya diaplikasikan per potongan bunga dan dijahitkan ke bahan dasar satu-persatu. Renda bunga biasanya digunakan agar para penggunanya terkesan feminim. 

Renda Giver

Renda yang selanjutnya adalah renda giver. Renda giver merupakan salah satu jenis renda yang memiliki karakteristik cukup tebal bila dibandingkan dengan jenis – jenis renda yang lainnya. Renda jenis giver ini umumnya banyak diaplikasikan untuk membuat pakaian musim dingin seperti sweater. 

Renda Spanyol

Renda Spanyol merupakan jenis renda yang berasal dari Spanyol dan memiliki karakteristik lembut cenderung mirip dengan renda tile, tetapi terbuat dari bahan katun polyester. Renda Spanyol pada umumnya memiliki tampilan yang lebih mewah dan eksklusif daripada jenis renda yang lainnya. Tentu saja harga yang ditawarkan juga sedikit lebih mahal dari harga renda pada umumnya, karena kualitas yang diberikan juga sangat baik. Biasanya renda Spanyol ini diaplikasikan untuk pakaian acara formal.

Renda Lis Bordir

Dan jenis renda terakhir yang dibahas adalah jenis renda lis bordir. Renda lis bordir merupakan renda yang pada umumnya dipakai untuk dikombinasikan sebagai tepian atau garis dari sebuah pakaian. Renda lis ini kebanyakan memiliki karakteristik yang cukup unik, yaitu tidak terlalu lebar dan bentuk yang ditawarkan juga sangat beragam. Renda lis bordir ini juga merupakan jenis renda yang cukup mudah ditemui dipasaran dan harga yang ditawarkan juga cenderung ekonomis. Jenis renda lis bordir ini juga sangat mudah untuk dikreasikan, sehingga banyak hasil aksesoris dengan renda ini akan terlihat cantik dan menawan.

Pemanfaatan Renda

Pada awalnya kain renda banyak digunakan sebagai bahan pakaian dan bahan pembantu di Tiongkok. Belakangan, karena karakteristik kain renda yang mewah dan romantis, berangsur-angsur ditingkatkan menjadi bahan utama pakaian dan kini telah menjadi kain utama di industri pakaian. Beberapa tahun belakangan, produk-produk fashion yang menggunakan renda banyak bermunculan. Tak hanya kebaya, renda pun digunakan pada gaun malam mewah, tunik polos, rok, bahkan sepatu dan tas. Renda pun banyak muncul pada peragaan busana dan momen karpet merah. Tak hanya itu, renda pun semakin banyak dijadikan pakaian sehari-hari, entah itu hanya berbentuk detail atau bahkan secara keseluruhan. Tak heran, produk dengan bahan renda pun sudah seharusnya jadi salah satu barang wajib dalam lemari. Terkait dengan pemanfaatannya, sebuah renda pada umumnya dapat diaplikasikan pada berbagai jenis pakaian, terutama pakaian wanita dan pakaian anak perempuan. Beberapa jenis busana yang banyak menggunakan renda sebagai pemanisnya antara lain sebagai berikut. 

Maxi Dress

Kini, renda tak hanya digunakan dalam acara-acara khusus yang formal, renda pun kini sudah ‘turun ke jalan’ alias bisa digunakan sehari-hari. Para pengguna bisa memadukan gaun renda dengan jaket yang elegan dan sepatu boots. Tampilan ini bisa digunakan untuk berjalan-jalan atau pergi ke kafe bersama teman-teman. Maxi dress merupakan gaun terusan yang bersiluet A yang memiliki panjang hingga sebatas mata kaki dan sebagian besar diciptakan tanpa lengan. Meski awalnya hanya dibuat untuk keperluan khusus seperti pesta, dewasa ini maxi dress yang dihias dengan detail renda juga bisa dipakai untuk pelengkap gaya casual di rumah. 

Gamis Wanita

Gamis merupakan pakaian muslim wanita asal Timur Tengah yang sebenarnya sudah ada sekitar 4000 tahun yang lalu. Meski sudah ada sejak lama, tapi perkembangan gamis ini baru dimulai sekitar abad ke-7 yang kemudian disusul dengan lahirnya berbagai model gamis modern yang dihiasi dengan detail renda. Gamis kini menjadi trend saat hadir di acara dan hari raya, terutama gamis renda. Dengan memadukan gamis dengan bahan renda, tentu busana anda akan terlihat lebih mewah dan elegan. Namun kini baju renda muslim ini menjadi incaran pasang mata untuk memilih berbagai model dan varian warna. Hal ini terjadi karena pergantian fashion mode dari setiap waktu. Wanita muslimah banyak menginginkan model terbaru dengan tampilan lebih fresh, modern, dan lebih kekinian. 

Gaun Pengantin

Tidak perlu diragukan lagi, bahwa renda sangat ideal untuk digunakan sebagai gaun pengantin. Anda bisa memilih busana renda dengan berbagai macam warna, atau monokrom, seperti hitam maupun putih. Gaya inipun cocok Anda pakai untuk menghadiri pesta ulang tahun atau pernikahan. Gaun pengantin dengan detail sisipan renda akan menambahkan citra romantis dan memberikan daya tarik tersendiri.

Tunik

Tunik merupakan salah satu jenis pakaian berdesain longgar yang menutupi dada, bahu, dan punggung. Model baju tunik kini semakin menjadi trend yang dicari banyak orang. Khusus di Indonesia sendiri, tunik lebih banyak diproduksi sebagai busana muslim wanita. Kini tunik bisa padukan dengan kain renda untuk mempermanis tunik yang akan dikenakan. Dengan model tunik yang longgar akan menjadi tampilan para penggunanya tetap syar’i dan bisa untuk alternatif selain model gamis renda.

Blouse

Setiap wanita memiliki cara masing-masing untuk memilih dan memadukan model blus dengan celana, rok, outer, aksesoris, dan berbagai item fashion lain sesuai dengan keinginan. Pada dasarnya blus dapat menjadi pilihan tepat untuk acara casual, formal, atau semi formal. Berdasarkan kegunaan dan desainnya, blus wanita memiliki banyak varian dan model. Dari segi tampilan blus wanita sendiri memang sangat cocok dipakai untuk berbagai kesempatan karena dapat memberikan kesan yang elegan dan rapi bagi para penggunanya. Blus sendiri memang sangat cocok apabila dipadu padankan dengan renda, karena akan memberikan kesan yang feminim di penggunanya. Memakai atasan dengan bahan renda dan dipadukan dengan skinny jeans dan sepatu hak tinggi memiliki top renda dengan skinny jeans dan sepatu hak tinggi juga bisa membuat tampilan lebih menarik.

Rok

Aksen renda menjadi tren yang cukup populer dikalangan remaja yang mengikuti perkembangan trend fashion. Salah satu penggunaan renda adalah memadupadankan dengan rok. Dapat dikatakan bahwa rok renda sangat cocok digunakan karena para penggunanya akan memberikan kesan yang manis dan sangat feminim. Dengan bentuk dasarnya yang khas, akan menjadi sangat menarik apabila dikombinasikan dengan detail renda. 

Pakaian Dalam

Pakaian dalam merupakan sejenis perlengkapan yang sangat penting bagi semua orang tidak terkecuali para wanita dan anak perempuan. Untuk mempercantik penampilannya, agar terkesan lebih menarik pakain dalam ini biasanya juga sering dihias dengan berbagai macam detail renda yang tidak terlalu lebar.

Tak hanya busana, renda pun dapat diaplikasikan pada tas, sepatu, gelang, kalung, dan banyak item lain. Ini akan menambah tingkat keanggunan seorang perempuan. Bahkan detail terkecil pada aksesoris yang berenda bisa membuat tampil lebih gaya. Para penggunanya pun dapat memodifikasi barang-barang dengan ditambahkan sedikit renda. Baju lama pun akan terlihat seperti baru.

Cara Memasang Renda

Untuk memasang renda ini dapat dengan aneka macam macam cara, dapat dengan menyatukan secara eksklusif atau dapat juga renda sebelum di pasang di kerut atau di lipit-lipit terlebih dahulu, biasanya dikala kita memasangkan eksklusif pada ujung kain, biar ujung jahitan persambungan antara renda dan kain benangnya tidak terurai maka harus di obras untuk selanjutnya di jahit tindas atasnya. Berikut ini beberapa langkah-langkah untuk memasang renda. 

  1. Pilih jenis renda yang sesuai dengan busana. Tidak hanya dari motifnya, tapi juga dari harganya. Semakin rumit motif renda dan semakin bagus bahannya, maka harganya pun semakin mahal. Pilih motifnya yang sesuai dengan pola busana dan di mana akan diletakkan renda tersebut. 
  2. Sediakan renda dalam jumlah lebih agar bisa menyesuaikan pola motif renda. 
  3. Tidak perlu teknik menjahit tingkat tinggi kok untuk menjahit renda. Potong ujung renda sesuai motifnya, kemudian beri pinggiran dengan jahitan tangan.
  4. Gabungkan renda dengan bagian busana yang ingin dipercantik, kemudian tusuk lepas dulu untuk mengaitkannya sementara. Jangan lupa untuk mencocokkan motif renda dengan busana.
  5. Agar sambungan tidak kentara, sesuaikan motif renda. Tumpuk motif yang sama kemudian jahit dengan halus. Kemudian jahit dengan tangan sepanjang pinggiran renda yang disambung, kemudian gunting rapi renda yang berlebih.
  6. Untuk menjahit renda ke busana, tumpuk renda di atas busana, sesuaikan polanya. Diperlukan menggunting kain dan renda dengan model pola yang sama. Kemudian tusuk lepas dan jahit dengan mesin jahit.

Mengenal Jenis Bahan Kain untuk Hijab Syar’i

Image result for hijab syar'i wallpaper

Hijab telah menjadi bagian dari gaya fashion model di Indonesia. Berbagai macam model lahir dari berbagai produsen jilbab. Banyak orang yang juga ikut mengikuti trend vanilla hijab namun ada pula yang berkeinginan untuk menutup aurat. Bahkan kalangan artis juga banyak yang melakukan hal serupa. Seperti laudya Cynthia Bella atau Dewi sandra yang sudah berpenampilan muslimah. Dewasa ini, berbagai jenis bahan hijab sudah tersedia lengkap seiring dengan trend fashion yang mulai digemari oleh kaum muslimah. Mulai dari bahan yang tipis hingga tebal, corak kain yang beragam, serta warna yang bervariasi pula. Kenyamanan dalam mengenakan hijab bisa dikatakan penting bagi kaum muslim wanita. Dengan adanya hijab yang saat ini beredar di pasaran, tidak semua yang ada memiliki tingkat kenyamanan yang diinginkan. Oleh karena itu, penting halnya bagi kaum wanita yang hendak memilih hijab mengetahui jenis-jenis bahan kain apa saja yang nyaman digunakan sehari-hari. Seiring trend hijab yang berganti dari waktu ke waktu, tentu membuat kita ingin memiliki semuanya. Tapi, tak hanya sekedar trend dan modelnya saja saja. Bahan hijab yang nyaman dan mudah dibentuk perlu menjadi pertimbangan sebelum memilikinya.

Jenis-Jenis Bahan Kain untuk Hijab

Bahan dari ootd hijab yang kamu gunakan juga sangat mempengaruhi kenyamanan dalam beraktivitas lho. Oleh karena itu, kenali dulu jenis-jenis kain untuk hijab supaya kamu bisa menyesuaikan dan mendapatkan kenyamanan saat berhijab. Sekarang ini kamu bisa memilih hijab dengan berbagai  bahan kerudung. Kamu bisa menyesuaikan  bahan jilbab dengan bahan yang nyaman dan sesuai dengan kebutuhanmu. Bahan kerudung yang salah bisa membuat kamu tidak nyaman seharian Banyaknya jenis bahan kain untuk style hijab yang beredar di pasaran membuat para kaum wanita kebingungan bahan seperti apa yang nyaman digunakan. Berikut ini terdapat beberapa pilihan jenis kain untuk hijab yang nyaman digunakan untuk beraktivitas sehari-hari.

Bahan Kain Sifon

Sifon merupakan bahan hijab yang paling banyak dicari oleh para hijabers. Bahannya yang terbuat dari kapas, sutra, dan serat sintetis ini bisa digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari maupun acara formal. Kain sifon mempunyai karakteristik yang cenderung tipis dan agak licin. Meskipun demikian, sifon tetap termasuk ke dalam deretan jenis bahan kain hijab cantik yang nyaman digunakan. Sifon yang paling banyak digunakan untuk hijab adalah bahan ceruti. Sifon ceruti yang punya tekstur elastis dan mempunyai sisi mewah untuk digunakan. Banyak produsen hijab yang memproduksi hijab syar’i dari bahan ini, karena bahannya yang ringan sehingga tidak memberatkan kepala para pemakainya. Jenis bahan sifon ini biasanya digunakan untuk hijab dengan model pashmina dan bergo. Untuk mencegah kesan menerawang saat digunakan, biasanya para penggunanya mengkombinasikan dengan inner ciput atau dengan double layer. Pada masa sekarang ini, hijab yang berbahan kain sifon sangat digandrungi oleh para remaja. Selain mudah ditemui dipasaran, hijab bahan sifon juga sangat modis dan mudah dipadupadankan. Tentunya, jenis bahan sifon ini juga cocok digunakan untuk aktivitas sehari-hari. 

Bahan Kain Voal

Berbagai jenis bahan hijab lainnya yang juga sering digunakan oleh fashion hijab adalah bahan voal. Kerudung dengan bahan voal ini mampu menyerap keringat saat dikenakan dan mudah dibentuk lantaran bahannya yang terbuat dari katun. Jenis bahan hijab yang satu ini juga dapat membuat tampilan terlihat lebih modis. Namun, perlu diketahui bahwa dalam perawatannya, bahan hijab voal tidak bisa dicuci dengan cara dikucek terlalu kuat karena sifatnya yang mudah robek. Bahan hijab voal memiliki serat yang lembut dan dapat menyerap keringat dengan baik. Inilah kunci mengapa bahan ini sangat nyaman untuk dikenakan pada kegiatan sehari-hari. Seratnya yang lembut juga membuat hijab voal memiliki sirkulasi udara yang baik sehingga tidak membuat yang memakainya kegerahan. Untuk kamu yang mencari bahan hijab yang netral, tidak terlalu licin dan tidak juga terlalu kaku, hijab voal adalah pilihan tepat. Bahannya lembut, tetapi sangat mudah untuk dibentuk tanpa harus khawatir terlihat kusut. Tak kalah pentingnya bahwa hijab voal juga menyediakan berbagai motif yang cantik dan tentu saja tidak pasaran.

Bahan Kain Corn Skin

Bahan corn skin yang artinya kulit jagung ini memang memiliki serat seperti kulit jagung yang berongga-rongga. Hijab corn skin diminati para hijabers karena pilihan warna pastelnya yang beragam, tidak mudah kusut dan memudahkan saat pemakaian jarum pentul atau peniti karena tidak akan menimbulkan bekas pada hijab. Bahan hijab corn skin atau serat jagung juga tengah digemari saat ini. Bisa dibilang, bahan corn skin ini sangat cocok digunakan kalangan yang malas menyetrika saat hendak bepergian ke luar rumah. Tetapi, dengan catatan hijab berbahan corn skin yang digunakan masih tampak rapi dan tidak lecek. Karena pada kondisi tertentu, bahan hijab ini justru membuat ujung kerudung menjadi bergelombang hingga tampilan wajah terlihat bulat.

Bahan Kain Katun

Hijab dengan bahan katun ini tergolong halus dan nyaman dipakai sehari-hari. Namun, hijab dengan bahan katun sulit dikreasikan karena sifatnya agak kaku dan tebal. Bahan katun ini juga dapat menyerap keringat, halus, nyaman dan dingin sehingga cocok dipakai sehari-hari bahkan saat siang hari. Meskipun bahannya halus, perawatannya tidak terlalu sulit karena tidak mudah kusut, berbulu dan luntur. Katun juga termasuk dalam berbagai jenis bahan hijab yang nyaman untuk digunakan. Bahan ini mampu menyerap keringat karena terbuat dari kapas alami. Namun sayangnya, hijab bahan katun sulit untuk dikreasikan karena teksturnya yang tebal dan agak kaku. Ada berbagai jenis bahan hijab katun yang sering dipakai, yaitu katun ima dan supernova. Keduanya memiliki tekstur yang lembut dan ringan. Hanya saja perbedaannya terletak dari harga yang dipasarkan masing-masing bahan, dimana katun supernova memiliki harga yang lebih ramah di kantong ketimbang katun ima. Ada beberapa jenis katun yang biasa digunakan, yaitu kain katun combed dan dan katun caded. Kain katun combed lebih halus seratnya, sedangkan kain caded serat benangnya kurang halus dan rajutannya kurang rata. Bahan katun sendiri terbuat murni dari 100% kapas alami sehingga menjadikan kain ini halus, dingin, nyaman dan mampu menyerap keringat dengan baik.

Bahan Kain Diamond

Kain diamond merupakan suatu jenis kain yang sekilas tampak seperti kulit jeruk. Kain ini memiliki tekstur sedikit kasar atau berpasir. Walaupun bahan hijab diamond terasa agak kasar dengan tekstur menyerupai kulit jeruk, bukan berarti bahan diamond tidak bisa digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari lho. Tekstur yang kasar inilah yang membuat kain diamond unik dan berbeda dari jenis kain yang lain. Kain diamond ini juga sangat di populer untuk dijadikan sebagai bahan kerudung, karena selain nyaman ketika dipakai juga mudah dibentuk atau disesuaikan dengan bentuk wajah kita. Bahan hijab diamond ini bisa dikatakan tengah populer di kalangan para wanita muslim karena dapat disesuaikan dengan bentuk wajah sebagaimana kamu mengkreasikannya. Terdapat berbagai jenis bahan hijab diamond yang biasanya digunakan untuk kerudung segi empat, diantaranya adalah bahan diamond ceruti dengan tekstur lembut dan tidak membuat gerah, serta diamond italiano yang lebih tebal dan terasa agak kasar serta kaku. Sampai saat ini kain diamond baik diamond Italiano maupun Georgette merupakan kain yang laris dan diminati banyak orang kebanyakan kain diamond ini digunakan untuk membuat jilbab dan gamis karena kita tahu jilbab maupun gamis yang elegan adalah terbuat dari bahan yang unik dan berkarakter. Nah kain diamond ini memiliki karakter yang kuat dibanding kain lainnya jadi memang wajar saja kalau banyak diminati orang.

Bahan Kain Satin

Satin merupakan kain yang memiliki ciri khas warnanya yang mengkilap dan permukaannya licin tetapi bagian dalam bahan satin tidak mengkilap dan tidak licin. Satin merupakan kain yang dibuat melalui proses tenun dari bahan berserat filamen seperti sutra (silk), nylon, atau polyester. Bahan satin ditenun dengan teknik weave sehingga menghasilkan kain yang tampak mengkilap atau glossy. Karakteristik satin selain permukaannya yang licin dan berkilau adalah teksturnya halus serta terlihat jatuh saat digunakan. Bahan satin biasanya dibuat untuk jilbab segi empat dan pashmina. Hijab dengan bahan satin ini cocok digunakan untuk acara resmi karena menimbulkan kesan elegan dan mewah bagi pemakainya karena satin dapat menangkap dan memantulkan cahaya dari sudut yang berbeda. Pilih satin yang bercorak atau polos dengan perpaduan gradasi warna juga sangat sedap dipandang. Berbagai jenis bahan hijab lainnya yang bisa dipilih adalah bahan satin. Ini merupakan salah satu bahan hijab yang memiliki tekstur licin pada bagian permukaan luar dengan warna mengkilap. Menggunakan bahan hijab satin untuk acara formal seperti wisuda atau kondangan tentu membuat tampilan terlihat mewah nan elegan, apalagi bila dipadukan dengan kebaya berwarna netral seperti abu-abu dan hitam. Selain satin, juga bisa menggunakan bahan maxmara yang dianggap memiliki karakter sama dengan satin. Namun maxmara memiliki tekstur yang lebih tipis dan lembut ketimbang satin. Meski begitu, harus diperhatikan pula cara perawatannya, dimana sebetulnya bahan maxmara bersifat tipis dan mudah kusut.

Bahan Kain Spandek

Bahan spandex hampir sama dengan kaos, akan tetapi bahan spandex lebih tipis dan ada yang bercorak mengkilap. Spandex merupakan bahan kain yang terbuat dari unsur non alami. Teksturnya halus, lentur, lembut dan nyaman digunakan sehingga harganya juga relatif mahal. Kelebihan dari hijab berbahan spandek adalah kemampuan menyerap keringat sangat baik sehingga tetap nyaman untuk digunakan saat cuaca panas dan nyaman digunakan untuk kamu yang banyak beraktivitas. Hijab berbahan spandek juga lebih mudah dibentuk dan dikreasikan sesuai dengan keinginan karena elastis. Kekurangannya adalah bahan ini mudah melar jika dicuci dengan cara yang tidak benar.

Bahan Kain Jersey

Bahan jersey yang biasanya digunakan untuk membuat pakaian juga termasuk dalam berbagai jenis bahan hijab yang memiliki tekstur hampir serupa dengan bahan spandek. Jika tidak diperhatikan secara jeli, kamu mungkin bakal menganggap kedua bahan hijab ini sama. Padahal, baik bahan jersey maupun spandek memiliki tekstur yang jelas saja berbeda, dimana umumnya bahan jersey memiliki tingkat ketebalan lebih tinggi ketimbang spandek. Bahan jersey untuk hijab biasanya dibuat khusus untuk wanita muslim yang menggunakan hijab syar’i. Mengingat teksturnya yang tebal namun tetap lembut dan nyaman dipakai untuk sehari-hari. Bahan hijab jersey ini sangat cocok digunakan bagi yang memiliki wajah mungil dengan bentuk dagu yang runcing. Sementara untuk wajah yang bulat atau oval sebaiknya tidak menggunakan bahan hijab ini dan pilih yang bertekstur licin, dengan bentuk agak kaku untuk membingkai wajahmu agar terlihat lebih tirus. Karena teksturnya yang jatuh tersebut akan membuat wajah yang menggunakannya terlihat lebih berisi. Beberapa model jilbab dengan bahan jersey antara lain, khimar jaguar ped, hoodie tasya, bergo sofia silky dan bergo yola.

Bahan Kain Rayon

Rayon adalah bahan kain dari unsur non alami. Teksturnya lentur dan relatif tebal. Bahan ini juga sering dipakai untuk membuat kerudung, dimana umumnya rayon yang digunakan adalah rayon super dan rayon gerimis. Teksturnya yang halus dan lentur membuat bahan hijab rayon mudah untuk dikreasikan dengan mengikuti bentuk wajah. Hijab berbahan rayon nyaman dan sangat cocok dipakai ketika cuaca panas karena mampu menyerap keringat dengan baik. Selain itu, rayon cocok dipakai sehari-hari karena memberikan tampilan yang kasual. Teksturnya lentur membuat hijab berbahan rayon mudah untuk diatur dan dikreasikan sesuai dengan keinginan. Selain itu, bahan rayon juga mampu menyerap keringat sehingga pemakainya tidak akan merasa gerah saat beraktivitas di luar rumah. Sedangkan kekurangannya antara lain adalah, mudah kusut dan mudah luntur saat dicuci.

Bahan Kain Hycon

Jika dilihat sekilas, hycon mirip dengan sifon. Namun untuk sifon lebih licin dari kain hycon, sedangkan hycon lebih lembut dibandingkan dengan sifon. Hycon sendiri memiliki ciri serat kain lebih rapat, lebih lembut dan halus, tidak licin, bahannya jatuh dan tidak mengembang. Kamu bisa memakai ciput sebelum memakai hijab dari bahan hicon. Biasanya hicon ini dibuat untuk model hijab syar’i dengan model two layer atau double hycon karena bahannya sangat tipis dan menerawang.

Apa pun bahan kerudung yang kita pilih harus tetap dirawat. Perawatan kerudung yang tepat akan membuat kerudung kita bisa awet dipakai dan tidak mudah rusak. Jika di rumah terbiasa mencuci menggunakan mesin, sebaiknya agar kain dimasukkan dulu ke dalam kantong cuci sebelum dimasukkan ke mesin cuci. Dan yang paling penting adalah ketika akan menjemur, pastikan menjemur di dalam ruangan. Karena sinar matahari langsung dapat memudarkan warna pada hijab.

Itulah bahan hijab yang banyak dijual dipasaran. Sesuaikan dengan aktivitas sehari-hari agar hijab terasa nyaman dan adem. Nah, dari penjelasan diatas sudah jelas bukan bahan kain apa saja yang cocok digunakan sebagai hijab yang nyaman. Dengan banyaknya pilihan membuat kita semakin lebih mudah untuk mengkombinasikan hijab sesuai dengan aktivitas dan pakaian yang akan dikenakan. Namun tetap perlu diingat lagi bahwa kenyamanan adalah hal yang paling penting dalam menentukan jenis bahan kain hijab yang akan digunakan untuk beraktivitas. Berikut ini juga dapat diakses tutorial memadupadankan gaya hijab untuk aktivitas sehari-hari. 

Pilihan Bahan yang Cocok untuk Gamis

This image has an empty alt attribute; its file name is FJOcc_dZ4s3jfTmRaOxlPGsrsls_SRysQAe2QHscUdDBKNu6xozC7Oi5nmxJqQr8CqCax4tfnnWb8n3seKWeacWGWHoY_LuhsOeAD7ymBtWJtWubNqNch4r2yR7y-Ss31-xlAFlB

Gamis atau biasa diartikan sebagai pakaian wanita muslim ini mempunyai tempat khusus di hati para wanita. Sejenis baju model kurung yang dominan digunakan di Timur Tengah dan negara-negara Islam ini makin memiliki variasi yang beragam. Hal ini tidak hanya dilihat dari model yang diusungnya, namun juga dilihat dari sisi jenis bahan yang digunakan, karena hal ini lah yang sangat mempengaruhi harga dan tentunya kenyamanan dalam menggunakannya. Berikut ini terdapat beberapa pilihan bahan kain yang cocok untuk dijadikan sebagai gamis.

model lengan baju gamis sekarang Laila Ghani Almirah Series

Kain Balotelli

Kain Balotelli adalah sejenis kain yang bahannya cukup tebal dengan tekstur yang sangat khas. Motif atau jenis kainnya membentuk kotak-kotak kecil yang bergaris. Adapun ciri khas yang dimiliki oleh jenis kain ini menjadikannya amat mudah dikenal dan dibedakan dengan jenis kain lainnya.

Jenis Kain Balotelli

Secara umum, ada tiga jenis grade mutu yang dimiliki oleh kain Balotelli.

  1. Balotelli Biasa

Jenis bahan ini mempunyai karakteristik yang cenderung sedikit kaku. Sehingga karena kaku tersebut, maka model kainnya kurang bisa jatuh. Balotelli jenis ini lebih cocok digunakan untuk membuat gamis kombinasi atau baju koko pria.

  1. Balotelli Grade A

Bahan balotelli grade A ini memiliki karakteristik sedang, artinya ia tidak terlalu unggul ataupun terlalu di bawah secara kualitas.

  1. Balotelli Grade A+

Untuk karakteristik dari kain ini memang halus, adem, jatuh dan juga lembut.

Karakteristik Kain Balotelli

Kain jenis Balotelli memiliki berbagai ciri dan karakteristik yang sangat istimewa. Karakteristik kain Kain jenis Balotelli yang pertama adalah ia memiliki bahan kain yang cenderung tidak terawang. Karakteristik jenis kain Balotelli yang selanjutnya adalah ia tidak melekat ke dalam tubuh saat digunakan. Sehingga, jenis kain ini tidak menampakkan lekuk tubuh jika dipakai. Karakteristik selanjutnya yang dimiliki oleh kain Balotelli adalah ia memiliki bahan yang halus dan sedikit tebal. Inilah yang menjadikan kain Balotelli banyak digunakan untuk rok, gamis dan juga hijab. Kain Balotelli adalah jenis kain yang ringan. Sekalipun dikatakan cukup tebal, namun jenis kain ini tetap ringan saat digunakan.

Kelemahan Kain Balotelli

Sekalipun menawarkan banyak kelebihan, jenis kain Balotelli ini juga memiliki banyak kekurangan. Berikut ini adalah beberapa kekurangan dari bahan Balotelli secara umum. Kain balotelli mempunyai struktur yang sedikit kasar. Kain Balotelli dengan grade yang paling bawah terkadang terasa panas saat digunakan. Hal ini tentu menimbulkan ketidaknyamanan tersendiri. Kain jenis Balotelli terkadang terasa kaku saat digunakan. Kain in juga memiliki sifat yang jatuh saat dikenakan, akan tetapi sifat yang dimiliki tersebut tidak sebaik kain wolfis.

Kain Crepe

Kain crepe merupakan jenis kain yang bersifat lentur, fleksibel, tidak kaku, namun memiliki permukaan yang bertekstur seperti butiran-butiran kerikil. Bahan ini juga tebal sehingga saat digunakan tidak menerawang cocok sekali bagi yang menyukai fashion dengan bahan yang tebal terutama bagi hijabers.

Jenis Kain Crepe

Berdasarkan jenis bahan pembuatannya, kain crepe dibagi menjadi beberapa jenis seperti berikut ini:

  1. Wool Crepe

Jenis kain ini bisa disebut cukup tahan air sehingga tidak terlalu cepat basah jika terkena air hujan. Bahan ini juga sangat cocok digunakan di musim dingin, tahan terhadap api, dan juga bisa menahan air tanpa merasakan basah.

  1. Crepe de Chine

Crepe de Chine adalah jenis kain crepe yang bahan dasar atau serat kainnya terbuat dari sutra dan warna yang dihasilkan tidak berkilauan. Jenis crepe de Chine ini sangat cocok untuk dibuat menjadi dress mewah nan elegan

  1. Crepe Georgette

Merupakan jenis kain yang cukup tipis dan transparan, warnanya tidak berkilauan, sangat lentur dan juga dingin. Crepe Georgette banyak digunakan sebagai dalaman atau untuk membuat fashion atasan saja. Jenis kain crepe ini lebih terlihat seperti kain sifon karena transparan.

  1. Crepe Marocain

Jenis bahan kain crepe Marocain merupakan bahan yang mempunyai tekstur berat, bahan asalnya adalah sutra, terkadang juga dicampur dengan rayon atau dengan wol. Kain crepe Marocain menghasilkan karakter bergelombang dengan tekstur garis-garis.

  1. Bubble Crepe

Bahan bubble crepe ini tidak berkilau namun juga terlihat cukup buram. Salah satu keunggulan jenis kain bubble crepe ini adalah bahannya yang tidak mudah kusut sehingga menyetrika nya juga cukup gampang.

Karakteristik Kain Crepe

Kain crepe memiliki karakteristik serat yang rapi, kokoh, dan kuat. Ketika ditarik serat kain tersebut tidak mudah terlepas atau menjadi berkerut. Kain crepe yang berkualitas pun tidak akan pudar ketika dicuci menggunakan cara manual atau menggunakan mesin cuci. Kain crepe yang berkualitas juga tidak terkena noda dari pemrosesan pembuatan kain tersebut sehingga warnanya mulus tidak ada satu titik noda sekalipun.

Kelemahan Kain Crepe

Meski memiliki banyak kelebihan, bahan kain crepe juga memiliki kekurangan tertentu, diantaranya serat kainnya mudah rusak jika terkena pancaran matahari terutama jika terbuat dari bahan campuran sutera. Selain itu untuk kain wool crepe memiliki kain yang berat sehingga saat di cuci pengeringannya membutuhkan waktu yang lama terutama di musim penghujan. Tekstur crepe yang seperti kerikil ini membuat permukaan kulit akan terasa risih saat menggunakannya.

Kain Jersey

Kain jersey adalah jenis kain rajut yang dibuat dari kombinasi bahan sintetis dan bahan katun. Kain jersey berasal dari suatu daerah bernama Pulau Jersey yang ada di antara negara Prancis dan Inggris.

Jenis Kain Jersey

  1. Spandek Jersey

Kain spandek jersey juga dikenal sebagai spandek jersey korea. Kain ini memiliki karakteristik khusus seperti permukaan kain yang keset dan serat yang halus.

  1. Jersey Stella

Kualitas dari kain ini satu grade di bawah spandek ITY dengan tekstur yang lembut saat disentuh.Bahan jersey stella juga tidak mengkilap serta tekstur sedikit licin ketimbang bahan ITY.

  1. Jersey Hight Twist

Jenis jersey satu ini merupakan jersey yang sangat kaya warna. Bahkan pilihan warnanya yang tersedia di pasaran mencapai tiga puluhan warna. Harga kain ini juga sangat terjangkau dengan rajutan kain rapi sehingga termasuk salah satu kain yang banyak digunakan di pasaran.

  1. Jersey Rayon

Kain rayon jersey umumnya  digunakan sebagai bahan dasar gamis karena teksturnya yang lembut dan mudah menyerap keringat.

Karakteristik Kain Jersey

Karakteristik bahan jersey ini sangat mudah dikenali, salah satunya adalah dapat merenggang, karena sifatnya yang sangat elastis dan fleksibel. Selain itu, bahan ini juga memiliki tekstur kain yang sangat dingin ketika digunakan. 

Kelemahan Kain Jersey

Tak luput dari beberapa keunggulan yang ditawarkan oleh bahan jenis jersey ini, terdapat pula kelemahan dari penggunaan bahan jenis ini. Pakaian dari bahan jersey bisa dibilang benar-benar pakaian anti-setrika alias tidak perlu terlalu sering disetrika. Pasalnya, tidak hanya kain jersey ini tidak mudah kusut, namun ketika terlalu sering disetrika justru membuatnya mudah rusak.

Kain Chiffon

Kain chiffon sangat tipis dan agak transparan karena kelihatan jarang-jarang serat kainnya. Umumnya dipakai untuk gaun malam, blus, syal, dan pakaian dalam. Kain chiffon sangat susah untuk dijahit karena karakternya yang tipis dan licin.

Jenis Kain Chiffon

  1. Silk Chiffon

Silk Chiffon, terbuat dari benang sutra, merupakan jenis sifon yang paling sering dipakai untuk gaun pesta, gaun pengantin, juga kerudung atau juga syal. Bahan ini sangat elegan, penampilannya ringan, lembut, dan luwes dalam mengikuti gerak tubuh.

  1. Poly Chiffon

Poly Chiffon, terbuat dari serat polyester atau rayon. Polyester mempunyai kekuatan yang lebih baik dari serat sutra dan harganya juga lebih murah.

  1. Blend Chiffon

Blend Chiffon, terbuat dari tenunan serat campuran antara sutra dan poliester. Keberadaannya menjadi solusi kombinasi yang sering dipakai para perancang untuk berkreasi lebih luas lagi. Perpaduan silk chiffon dan poly chiffon menghasilkan sifat kain yang lebih elastis, lebih kuat, dan berkilau meskipun tidak seindah kilau sifon sutra.

Karakteristik Kain Chiffon

Kain chiffon (sifon) bisa dibuat dengan menggunakan katun, sutra, nilon, rayon, ataupun polyester. Kata ‘chiffon’ sebenarnya adalah kata untuk mendeskripsikan cara atau metode yang digunakan untuk membuat jenis kain ini. Sifon atau bahasa Inggrisnya chiffon adalah kain yang tipis, transparan, dan ringan, yang ditenun dengan pola pattern yang seragam.

Kelemahan Kain Chiffon

Kelemahan dari kain chiffon ini adalah, harus berhati-hati dalam perawatannya. Karena apabila kain jenis ini disetrika dengan suhu yang tinggi bisa memungkinkan untuk merusak pakaian.

Kain Woolpeach (Wolfis)

Bahan Wolfis adalah salah satu jenis bahan kain yang terbuat dari campuran kain sutra, katun dan tambahan serat sintetis. Biasanya bahan wolfis ini memiliki ketebalan dibawahnya bahan jersey sehingga relatif lebih ringan dan tipis. Meskipun demikian, kain wool peach memiliki kelebihan tidak tembus pandang.

Jenis Kain Woolpeach (Wolfis)

Pada dasarnya kain wolfis yang ada di pasaran hanya memiliki satu jenis saja. Akan tetapi, kain wolfis ini memiliki berbagai macam varian warna dan ketebalan yang berbeda-beda. Tetapi tetap masuk ke dalam satu jenis kain saja.

Karakteristik Kain Woolpeach (Wolfis)

Bahan kain yang sering digunakan untuk membuat busana muslim ataupun muslimah ini ternyata memiliki karakteristik yang istimewa dan tidak dimiliki oleh bahan kain pada umumnya. Bahan wolfis mudah disetrika, akan tetapi harus tetap berhati-hati dan atur setrika agar tidak terlalu panas karena bahan wolfis tidak tahan panas.

Kelemahan Kain Woolpeach (Wolfis)

Bahan kain wolfis terdiri dari berbagai jenis kualitas dan tingkat ketebalan yang berbeda-beda. Mulai dari bahan kain yang tebal hingga bahan kain yang tipis hampir transparan. Sehingga kita harus cukup jeli untuk membedakannya ketika hendak membeli.

Kain Ceruti

Kain ceruti merupakan turunan dari kain sifon, yaitu kain yang sudah populer sejak abad ke 19. Namun ceruti memiliki ciri khusus sehingga sangat berbeda dengan kain sifon.

Jenis Kain Ceruti

  1. Ceruti Premium

Ceruti Premium memiliki serat yang halus dan halus ketika di pegang. Kain yang sering dibuat gamis dan jilbab ini tidak rusak ketika dijahit.

  1. Ceruti Baby Doll

Ceruti Baby Doll memiliki ciri khas tidak gampang kusut dan lentur dan sangat nyaman ketika dipakai. Kain yang sulit menyerap keringat ini memiliki kelebihan sangat lembut dan tidak mengkilap.

  1. Ceruti Diamond

Ceruti Diamond cenderung ringan dan mudah dikreasikan, namun sedikit melar, adem dan tidak licin.

Karakteristik Kain Ceruti

Ciri-ciri khusus kain ceruti diantaranya memiliki permukaan seperti kulit jeruk, meskipun permukaan yang seperti kulit jeruk, kain ceruti akan terasa halus jika diraba. Ciri berikutnya adalah kain terdapat serat yang bergelombang, gelombang seperti awan atau kabut akan tampak jelas ketika kain diterawang. Ciri ketiga, kain ceruti berasal dari bahan yang lembut dan cenderung elastis sehingga nyaman ketika dipakai dan kain gampang sekali dikreasikan atau dibentuk. Kemudian ciri yang terakhir, kain ceruti memiliki masa sedikit berat sehingga kain jatuh.

Kelemahan Kain Ceruti

Kelemahan dari kain ceruti itu sendiri adalah bahan yang gampang terbawa angin. Selain itu, mudah mengkerut apabila terlalu sering disetrika. Apabila dikenakan sebagai gamis, hendaknya dilapisi dengan kain jenis lain agar tidak terlalu transparan ketika dikenakan.

Kain Katun Ima

Kain ima adalah salah satu kain berbahan dasar cotton “katun” berkualitas tinggi yang awalnya diproduksi di Jepang. Jika dilihat secara kasat mata katun ini memiliki tampilan agak licin dan terlihat serat yang saling silang pada permukaan kain.

Jenis Kain Katun Ima

  1. Katun Ima Slub

Kain ima slub adalah katun ima yang yang memiliki ciri serat yang bergaris saling silang yang sangat jelas terlihat hampir seperti katun linen namun lebih halus. Katun ima slub paling banyak dipasaran sebagai bahan hijab non instan karena memiliki tekstur serat yang unik.

  1. Katun Ima Polos

Katun ima polos lebih sering digunakan untuk bahan busana selain jilbab seperti baju, hem, kemeja gamis rok dan lain sebagainya. Katun ima polos memiliki kembaran yang berasal dari keluarga katun juga yaitu katun toyobo. 

Karakteristik Kain Katun Ima

Secara umum kita bisa melihat ciri dan karakteristik katun ima ini, sebagai berikut. Terlihat licin dan sedikit mengkilap sehingga sangat bagus untuk pakaian resmi. Kain adem karena terbuat dari bahan alami. Tekstur dan serta terlihat saling silang.

Kelemahan Kain Katun Ima

Kekurangan dari katun ima yang perlu diketahui adalah bahwa kain katun ima sangat rentan terkena jamur serta apabila direndam dengan deterjen selama lebih dari dua jam dapat merusak kualitas kain. Selain itu, katun ima ini juga mudah kusut.

Kain Maxmara

Kain maxmara sebenarnya hampir sama dengan bahan kain Roberto cavali. Akan tetapi, jika diteliti lebih dalam lagi bahan maxmara lebih halus seperti bahan sutera. Sehingga banyak orang menyebutnya bahwa kain maxmara merupakan kain sutera satin yang halus.

Jenis Kain Maxmara

  1. Maxmara Lux 

Kain maxmara lux, jenis kainnya tergolong yang paling adem, paling lembut dan bahannya juga paling jatuh dibanding dengan jenis maxmara lainnya.

  1. Maxmara Galaxi

Maxmara galaxy memiliki jenis kain yang lebih sedikit berkilau.

  1. Maxmara Polos

Kain maxmara polos jenis kainnya lebih mengkilap. Selain itu, serat kainnya juga terlihat lebih halus dan hampir sama seperti maxmara lux. Sifat kain maxmara juga jatuh.

  1. Maxmara Midi

Kain maxmara midi cenderung memiliki jenis kain yang lebih kaki dan paling kilau. Jika di raba lebih kasar pada bagian dalam kain, namun pada ke dua sisi kain agak kaku.

Karakteristik Kain Maxmara

Kain maxmara adalah jenis kain yang mirip dengan kain satin. Tetapi kain maxmara memiliki tekstur lebih halus dan adem saat dipakai. Kain maxmara sangat nyaman dipakai dan tidak bikin gerah. Kain ini memiliki ciri khusus yaitu bahannya ringan, licin, jatuh dan tidak transparan. Kain tersebut jika di raba permukaannya sangat halus dan jika diperhatikan maka serat kainnya lebih halus dibanding kain satin.

Kelemahan Kain Maxmara

Dalam hal fleksibilitas, jenis kain ini tidak dapat di jahit secara detail karena bahannya yang licin, sehingga dapat merusak bahan. Dalam hal pencucian, bahan maxmara hanya boleh dicuci dengan menggunakan tangan, karena jenis bahanya 100% terbuat dari sutera. Sedangkan proses penyetrikaan juga harus hati- hati, hindari penggunaan suhu yang terlalu panas agar tidak merusak bahan kain.

Ragam Jenis Kain

This image has an empty alt attribute; its file name is T-obD9mNcpj6r9VRHr-nW_9Lf3-y00ljFoKLQYeRUJb7Rl6RlrBeDdUBGcrTPUtw5-JGwyhjBVqF1-ksg6QWa-st9yDXUzxC3TGvmOPXX18m_hMQD-JGORMIAiSo0-8cl4fXsHSM

Banyak jenis kain dengan berbagai tekstur dan ciri khas masing-masing. Kain-kain tersebut memiliki keunggulan dan kelebihannya yang variatif ketika digunakan sebagai material dari pakaian sehari-hari. Terkadang mengetahui jenis kain yang ada pada pakaian tersebut akan memudahkan ketika berbelanja, khususnya belanja online. Ada berbagai jenis kain yang ditawarkan di pasaran. Mulai dari yang memiliki kualitas baik dengan harga murah sampai bahan kain premium yang hadir dengan harga fantastis. Selain menyesuaikan budget, kamu juga bisa lebih teliti mengenal jenis kain yang pas dengan kebutuhan pakaianmu, melihat dari kekurangan serta kelebihan jenis kain.

Kain Cotton

Semua orang sudah tidak asing lagi yang namanya kain cotton/katun. Manusia sejak jaman dahulu kala sudah memakai kain cotton. Sampai dengan zaman sudah sangat modern dan canggih sangat banyak manusia menggunakan kain cotton. Alasan manusia disukainya bahan-bahan yang berasal dari kain cotton dikarenakan bahannya yang lembut ditangan. Sifatnya yang fleksibel dan menyerap keringat dari kain cotton pun menjadi alasan disukainya bahan ini.

Karakteristik Kain Cotton

Beberapa karakteristik paling khas yang membedakan antara kain cotton dan kain-kain lainnya. Pertama, kain cotton memiliki tekstur yang halus dan lembut karena dibuat dari serat alami. Kedua, kain cotton bersifat kuat dan tahan lama asal dirawat dengan tepat. Selain itu, kain cotton tidak membuat alergi ataupun iritasi kulit dan sangat nyaman ketika digunakan karena bahannya yang adem. Kain cotton juga mampu menyerap keringat dengan baik tanpa membuat kulit lembab. Dan yang paling penting adalah kain cotton sangat cocok digunakan di segala cuaca, baik cuaca panas maupun cuaca dingin.

Pemanfaatan Kain Cotton

Sudah banyak yang mengetahui tingginya nilai bahan baku kain cotton ini karena ada 10% uang hilang dari keseluruhan berat kotor dari serat kapas ini. Oleh karena itulah orang banyak suka memakai kain cotton. Dengan daya serapnya yang tinggi mampu menyerap keringat dan air sehingga kain cotton banyak dipakai. Pemakaian ini ada yang untuk berbagai jenis pakaian, alat kebersihan, perlengkapan kesehatan dan kain cotton juga yang paling banyak dipakai untuk baju olahraga. Di berbagai belahan benua kain cotton sangat terkenal dipakai. Kapas dengan jenis tertentu memiliki serat yang lebih baik dan hasil kain cotton yang lebih baik pula. Berbagai jenis industri mayoritas ada pemakaian dari kain cotton. Bahkan untuk industri perikanan juga memakai kain cotton.

Kekurangan Kain Cotton

Terdapat pula beberapa kekurangan dari kain cotton itu sendiri seperti, mudah kusut karena teksturnya juga agak kasar meskipun tergantung dengan jenis kain yang digunakan. Selain itu, kain cotton mempunyai banyak pilihan warna dan cotton merupakan kain yang berasal dari kapas sehingga tidak dapat dipungkiri bahwa kain cotton akan mudah luntur.

Kain Rayon

Salah satu kain yang sering dinamai sebagai kain ajaib dan serbaguna adalah bahan rayon. Hal ini disebabkan karena kain mampu meniru kain lain. Maksudnya adalah, kain ini bisa memiliki karakteristik yang dimiliki oleh kain manapun. Rayon bisa menyerupai katun, wol bahkan sutra. Selain itu, rayon juga cocok digunakan sebagai bahan pembuatan hampir segala jenis pakaian. Namun demikian, karena keluwesannya tersebut, terkadang membuat perawatan tiap jenis rayon harus spesifik dan tidak bisa digeneralisasi.

Karakteristik Kain Rayon

Berikut ini terdapat beberapa karakteristik dari kain rayon. Kain rayon merupakan salah satu jenis bahan kain yang tidak mudah kusut. Kain rayon juga mempunyai kilau alami yang tinggi pada permukaan kainnya. Kain rayon cenderung licin sehingga menyerupai bahan sutra. Serat kain rayon mengandung unsur kimia oksigen, hidrogen serta karbon. Daya serap tinggi menyerupai kain katun. Tekstur kain rayon sangat lembut dan mempunyai permukaan yang halus. Nyaman dipakai. Mudah menyerap warna. Mempunyai macam warna dan motif yang beragam Retensi rendah sehingga sulit kembali kebentuk semula. Kain rayon mudah terbakar. Bahan yang tidak kuat terutama dalam keadaan basah dalam waktu yang cukup lama.

Pemanfaatan Kain Rayon

Pemakaian bahan kain rayon ini sangat bermacam ragam untuk berbagai keperluan. Misalnya banyak ditemui pakaian dari bahan kain rayon seperti blus, celana, rok, pakaian dalam, kerudung, kaos kaki, daster dan lain lain. Bahan kain rayon juga dipakai untuk berbagai alat di rumah tangga. Misalnya gorden, sarung bantal dan sprei juga selimut dari bahan kain rayon. Untuk di bidang lain misalnya rumah sakit dan industri benang ban, bahan kain rayon merupakan salah satu unsur pembuatannya. Pemakaian Bahan kain rayon juga unsur pembuatan popok bayi dan pembalut wanita. Dengan semakin gencarnya pemakaian batik di Indonesia membuat produksi bahan kain rayon ini semakin tinggi. Karena batik banyak terbuat dari bahan kain rayon. Untuk berbagai keperluan baju seragam juga banyak menggunakan bahan kain rayon. Misalnya seragam sekolah, seragam kerja di instansi pemerintah atau swasta. Bahan kain rayon yang tidak mudah kusut, dan tidak perlu disetrika ini yang membuat orang banyak menyukai. Bahan kain rayon ini memang kenyataannya tidak terlalu menyerap air tidak seperti bahan kain katun. Tetapi tidak menurunkan minat orang untuk menggunakan bahan kain rayon untuk bahan dasar membuat baju. Orang akan tetap lebih suka dengan perawatan bahan kain rayon yang mudah ini.

Kekurangan Kain Rayon

Bahan rayon mempunyai karakter licin sehingga mudah jatuh dan sulit untuk dibentuk. Selain itu, bahan rayon merupakan bahan yang sangat mudah kusut dan luntur. Sehingga perlu perhatian khusus dalam perawatannya. Kain rayon mempunyai karakter yang mudah menyerap keringat, sehingga ketika digunakan dalam waktu yang cukup lama, akan menimbulkan bau yang tidak sedap. Kain rayon dianggap kain yang tipis, bahkan cenderung tembus pandang, namun jangan khawatir, karena masih ada kain rayon kualitas yang baik yang tidak tipis dan tidak menerawang. Tingkat mudah tidaknya kain rayon dalam menarik panas atau api, tergantung dari kualitasnya kembali. Kain rayon dengan kualitas baik, akan sedikit mengurangi tingkat terbakarnya.

Kain Polyester

Polyester merupakan istilah umum untuk kain atau tekstil yang dibuat dengan menggunakan benang atau serat polyester. Serat atau kain polyester dibuat dari senyawa kimia, ethylene glycol, dan asam tereftalat, yang dikombinasikan dengan polyethylene terephthalate (PET) yang berasal dari minyak bumi (petroleum). 

Karakteristik Kain Polyester

Bahan polyester lebih awet jika dibandingkan jenis bahan lainnya, sehingga masa pakainya jauh lebih lama. Tanpa menurunkan kondisi serat atau kualitas bahan polyester secara keseluruhan. Polyester bersifat hidrofobik dan cepat kering. Meskipun terkena air atau hujan sekali pun, pakaian berbahan polyester akan mudah dikeringkan. Bahan polyester jarang mengalami keriput, meskipun digunakan berkali-kali. Polyester memiliki serat yang kuat, sehingga pakaian dengan bahan ini akan menahan panas dari tubuh.

Pemanfaatan Kain Polyester

Kain dan serat polyester termasuk kuat dan lentur. Tepat jika Anda memilih dan menggunakan bahan sintetis ini untuk membuat pakaian dan aksesori yang dapat melonggar tetapi tidak mudah melar, contohnya kaus kaki. Jika Anda ingin memiliki hunian dengan konsep rumah tumbuh, seperti salah satu keunggulan bahan polyester yang lentur. 

Kekurangan Kain Polyester

Kain polyester merupakan kain berbahan plastik yang memiliki daya tahan yang terbatas. Bahan kain polyester mudah terbakar, sehingga penyimpanan bahan ini sebaiknya dijauhkan dari sumber api ataupun peralatan yang bermuatan listrik. Pakaian yang terbuat dari polyester termasuk sensitif terhadap suhu. Tidak seperti katun yang terasa lembut di kulit, polyester memiliki tekstur yang kasar. Terkadang, bahan ini terasa kurang nyaman di kulit sensitif. Proses pembuatan bahan kain polyester menggunakan bahan kimia, maka pada sebagian orang, kain ini dapat menimbulkan iritasi yang mengganggu.

Kain Ripstop

Kain Ripstop merupakan kain tenun yang sering terbuat dari benang nilon, dalam penenunan menggunakan teknik memperkuat khusus yang membuat mereka tahan terhadap robek dan merobek. 

Karakteristik Kain Ripstop

Kain ripstop tipis dan ringan memiliki struktur kain menjadi 3 dimensi anyamannya sehingga membuat serat kain atau nilon menjadi terjalin sangat kuat, tidak mudah robek.

Pemanfaatan Kain Ripstop

Dengan teknik ripstop bahan yang ditenun mempunyai kekuatan yang cukup baik yang bisa tahan terhadap air tidak mudah meresap serta menyebar, kekuatan bahannya bisa melindungi dari goresan atau robekan benda tajam ketika  berada di alam, kain ripstop ini banyak digunakan untuk seragam militer, baju safety buat pendaki gunung, ransel, tas koper, kain layar kapal, parasut, balon udara, kemeja militer, dll.

Kekurangan Kain Ripstop

Kekurangan dari kain ripstop itu sendiri yaitu, kain ripstop cukup sulit bahkan jarang digunakan untuk membuat pakaian baik pakaian gaun maupun pakaian sehari-hari.

Kain Sequin

Sequin merupakan kain yang terbuat dari manik-manik atau payet-payet berkilau. Kebanyakan manik-manik terbuat dari bahan plastik beraneka warna dan memiliki bentuk-bentuk geometris sehingga bisa memancarkan kilau yang indah.

Karakteristik Kain Sequin

Kain sequin memiliki karakteristik yang indah dan berkilau. Serta menampilkan kesan yang cukup elegan karena adanya manik-manik yang cukup banyak. Sequin juga merupakan salah satu bahan yang mudah dijahit dan apabila diaplikasi pada baju akan membentuk lekuk tubuh.

Pemanfaatan Kain Sequin

Karena karakteristiknya yang memberi kesan elegan dan mewah, sequin sering diimplementasikan pada pakaian gaun-gaun malam (sequin dress), perhiasan, tas, sepatu dan aksesoris lainya.

Kekurangan Kain Sequin

Banyaknya manik-manik yang ada pada jenis kain ini memerlukan kehati-hatian dalam merawat barang barang yang terbuat dari kain ini. Karena apabila tidak berhati-hati, maka manik-manik yang terdapat pada kain sequin akan rontok. Selain itu, sequin yang memiliki kualitas rendah akan terasa gatal, kemerahan, atau iritasi apabila langsung bersentuhan dengan kulit.

Kain Linen

Kain linen adalah kain yang terbuat dari serat alami. Serat linen terbuat dari serat tumbuhan rami. Saat ini kain linen sedang naik daun karena kain ini memiliki sifat yang tahan terhadap bakteri dan jamur.

Karakteristik Kain Linen

Kain linen merupakan salah satu jenis kain yang memiliki kualitas cukup tinggi, serta memiliki permukaan yang halus dan rapi. Bahan linen ini juga sangat cocok digunakan disegala cuaca. Apabila di cuaca panas maka kain linen ini akan terasa sejuk saat dipakai. Sebaliknya, apabila di cuaca dingin, kain ini akan terasa menghangatkan.

Pemanfaatan Kain Linen

Kain linen sering digunakan sebagai pakaian, kain sprei, serbet, tirai, taplak meja, handuk, kertas, perisai, dan lain sebagainya.

Kekurangan Kain Linen

Bahan pakaian yang terbuat dari bahan linen jika tidak tau cara merawatnya akan cepat rusak. Hal ini karena serat kain linen mudah rusak. Kain linen juga akan cepat rusak jika dididihkan, mencuci dengan pemutih dan  bahan oksidasi lainnya.

Kain Taslan

Bahan taslan adalah bahan dasar yang sering dipakai untuk membuat jaket bomber, jaket olahraga hingga jaket hujan kekinian yang sering kamu lihat. Kain Taslan termasuk ke dalam kain modern yang dirancang dengan menggunakan teknologi yang canggih. Kain ini terbentuk dari jalinan serat polyester yang kuat dan dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.

Karakteristik Kain Taslan

Ciri-ciri kain taslan antara lain memiliki lapisan balon seperti karet yang berfungsi untuk melindungi dari air dan angin. Kelebihan lain dari kain taslan antara lain ringan dan tahan sobek (kuat).

Pemanfaatan Kain Taslan

Bahan kain taslan merupakan bahan kain yang paling sering digunakan untuk membuat jaket.  Jenis kain taslan sangat populer karena memiliki kemampuan tahan air atau waterproof (tidak semua jenis bahan taslan anti air). Selain digunakan untuk bahan jaket anti air, bahan kain taslan juga dapat digunakan untuk jaket motor karena memiliki kemampuan tahan angin. Karena beberapa jenis memiliki kelebihan anti air dan angin juga sangat cocok digunakan untuk jaket outdoor.

Kekurangan Kain Taslan

Kekurangan pada kain taslan terletak pada cara perawatannya. Kain taslan boleh disetrika, tetapi dianjurkan untuk melapisinya dengan handuk atau kain lain sehingga permukaan kain taslan tidak bersentuhan langsung dengan panas setrika. Gunakan panas kecil atau diset untuk bahan nilon.

Kain Lycra

Nama kain lycra pasti sudah tidak asing lagi bagi kita, jenis kain ini sebenarnya termasuk dalam kelompok kain spandex. Bahan lycra ini terbuat dari bahan polyurethane polyurea copolymer dan memiliki sifat elastis.

Karakteristik Kain Lycra

Lycra adalah jenis kain yang mempunyai sifat elastis. Lycra dibuat dari bahan sintetis yang kuat. Dengan karakter yang elastis dan lentur ini, kain lycra memberikan kelembutan dan sejuk saat digunakan.

Pemanfaatan Kain Lycra

Kain lycra biasanya digunakan untuk baju dalaman karena sangat tipis. Tetapi saat ini kain lycra populer digunakan untuk hijab atau bahkan gamis. Beberapa pakaian yang saat ini populer menggunakan lycra digabungkan dengan polyester dan cotton sehingga lebih tebal dan lebih nyaman digunakan. Lycra yang memiliki kualitas yang baik dapat menyerap keringat dan memantulkan kembali sinar ultraviolet.

Kekurangan Kain Lycra

Kain lycra yang banyak dipakai untuk pembuatan pakaian ini juga memiliki beberapa kekurangan. Terlebih bagi pakaian spandex dengan bahan yang kurang berkualitas, beberapa kekurangan ini bisa ditemui. Kain lycra sangat sensitif terhadap panas, jadi hati-hatilah saat menyetrikanya. Lycra tidak bisa menyerap keringat dengan baik. Akan tetapi hal ini juga tergantung pada jenis lycra yang dipakai. Seratnya cenderung licin dan mudah bau ketika terkena keringat.