Mengenal Jenis Bahan Kain untuk Hijab Syar’i

Image result for hijab syar'i wallpaper

Hijab telah menjadi bagian dari gaya fashion model di Indonesia. Berbagai macam model lahir dari berbagai produsen jilbab. Banyak orang yang juga ikut mengikuti trend vanilla hijab namun ada pula yang berkeinginan untuk menutup aurat. Bahkan kalangan artis juga banyak yang melakukan hal serupa. Seperti laudya Cynthia Bella atau Dewi sandra yang sudah berpenampilan muslimah. Dewasa ini, berbagai jenis bahan hijab sudah tersedia lengkap seiring dengan trend fashion yang mulai digemari oleh kaum muslimah. Mulai dari bahan yang tipis hingga tebal, corak kain yang beragam, serta warna yang bervariasi pula. Kenyamanan dalam mengenakan hijab bisa dikatakan penting bagi kaum muslim wanita. Dengan adanya hijab yang saat ini beredar di pasaran, tidak semua yang ada memiliki tingkat kenyamanan yang diinginkan. Oleh karena itu, penting halnya bagi kaum wanita yang hendak memilih hijab mengetahui jenis-jenis bahan kain apa saja yang nyaman digunakan sehari-hari. Seiring trend hijab yang berganti dari waktu ke waktu, tentu membuat kita ingin memiliki semuanya. Tapi, tak hanya sekedar trend dan modelnya saja saja. Bahan hijab yang nyaman dan mudah dibentuk perlu menjadi pertimbangan sebelum memilikinya.

Jenis-Jenis Bahan Kain untuk Hijab

Bahan dari ootd hijab yang kamu gunakan juga sangat mempengaruhi kenyamanan dalam beraktivitas lho. Oleh karena itu, kenali dulu jenis-jenis kain untuk hijab supaya kamu bisa menyesuaikan dan mendapatkan kenyamanan saat berhijab. Sekarang ini kamu bisa memilih hijab dengan berbagai  bahan kerudung. Kamu bisa menyesuaikan  bahan jilbab dengan bahan yang nyaman dan sesuai dengan kebutuhanmu. Bahan kerudung yang salah bisa membuat kamu tidak nyaman seharian Banyaknya jenis bahan kain untuk style hijab yang beredar di pasaran membuat para kaum wanita kebingungan bahan seperti apa yang nyaman digunakan. Berikut ini terdapat beberapa pilihan jenis kain untuk hijab yang nyaman digunakan untuk beraktivitas sehari-hari.

Bahan Kain Sifon

Sifon merupakan bahan hijab yang paling banyak dicari oleh para hijabers. Bahannya yang terbuat dari kapas, sutra, dan serat sintetis ini bisa digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari maupun acara formal. Kain sifon mempunyai karakteristik yang cenderung tipis dan agak licin. Meskipun demikian, sifon tetap termasuk ke dalam deretan jenis bahan kain hijab cantik yang nyaman digunakan. Sifon yang paling banyak digunakan untuk hijab adalah bahan ceruti. Sifon ceruti yang punya tekstur elastis dan mempunyai sisi mewah untuk digunakan. Banyak produsen hijab yang memproduksi hijab syar’i dari bahan ini, karena bahannya yang ringan sehingga tidak memberatkan kepala para pemakainya. Jenis bahan sifon ini biasanya digunakan untuk hijab dengan model pashmina dan bergo. Untuk mencegah kesan menerawang saat digunakan, biasanya para penggunanya mengkombinasikan dengan inner ciput atau dengan double layer. Pada masa sekarang ini, hijab yang berbahan kain sifon sangat digandrungi oleh para remaja. Selain mudah ditemui dipasaran, hijab bahan sifon juga sangat modis dan mudah dipadupadankan. Tentunya, jenis bahan sifon ini juga cocok digunakan untuk aktivitas sehari-hari. 

Bahan Kain Voal

Berbagai jenis bahan hijab lainnya yang juga sering digunakan oleh fashion hijab adalah bahan voal. Kerudung dengan bahan voal ini mampu menyerap keringat saat dikenakan dan mudah dibentuk lantaran bahannya yang terbuat dari katun. Jenis bahan hijab yang satu ini juga dapat membuat tampilan terlihat lebih modis. Namun, perlu diketahui bahwa dalam perawatannya, bahan hijab voal tidak bisa dicuci dengan cara dikucek terlalu kuat karena sifatnya yang mudah robek. Bahan hijab voal memiliki serat yang lembut dan dapat menyerap keringat dengan baik. Inilah kunci mengapa bahan ini sangat nyaman untuk dikenakan pada kegiatan sehari-hari. Seratnya yang lembut juga membuat hijab voal memiliki sirkulasi udara yang baik sehingga tidak membuat yang memakainya kegerahan. Untuk kamu yang mencari bahan hijab yang netral, tidak terlalu licin dan tidak juga terlalu kaku, hijab voal adalah pilihan tepat. Bahannya lembut, tetapi sangat mudah untuk dibentuk tanpa harus khawatir terlihat kusut. Tak kalah pentingnya bahwa hijab voal juga menyediakan berbagai motif yang cantik dan tentu saja tidak pasaran.

Bahan Kain Corn Skin

Bahan corn skin yang artinya kulit jagung ini memang memiliki serat seperti kulit jagung yang berongga-rongga. Hijab corn skin diminati para hijabers karena pilihan warna pastelnya yang beragam, tidak mudah kusut dan memudahkan saat pemakaian jarum pentul atau peniti karena tidak akan menimbulkan bekas pada hijab. Bahan hijab corn skin atau serat jagung juga tengah digemari saat ini. Bisa dibilang, bahan corn skin ini sangat cocok digunakan kalangan yang malas menyetrika saat hendak bepergian ke luar rumah. Tetapi, dengan catatan hijab berbahan corn skin yang digunakan masih tampak rapi dan tidak lecek. Karena pada kondisi tertentu, bahan hijab ini justru membuat ujung kerudung menjadi bergelombang hingga tampilan wajah terlihat bulat.

Bahan Kain Katun

Hijab dengan bahan katun ini tergolong halus dan nyaman dipakai sehari-hari. Namun, hijab dengan bahan katun sulit dikreasikan karena sifatnya agak kaku dan tebal. Bahan katun ini juga dapat menyerap keringat, halus, nyaman dan dingin sehingga cocok dipakai sehari-hari bahkan saat siang hari. Meskipun bahannya halus, perawatannya tidak terlalu sulit karena tidak mudah kusut, berbulu dan luntur. Katun juga termasuk dalam berbagai jenis bahan hijab yang nyaman untuk digunakan. Bahan ini mampu menyerap keringat karena terbuat dari kapas alami. Namun sayangnya, hijab bahan katun sulit untuk dikreasikan karena teksturnya yang tebal dan agak kaku. Ada berbagai jenis bahan hijab katun yang sering dipakai, yaitu katun ima dan supernova. Keduanya memiliki tekstur yang lembut dan ringan. Hanya saja perbedaannya terletak dari harga yang dipasarkan masing-masing bahan, dimana katun supernova memiliki harga yang lebih ramah di kantong ketimbang katun ima. Ada beberapa jenis katun yang biasa digunakan, yaitu kain katun combed dan dan katun caded. Kain katun combed lebih halus seratnya, sedangkan kain caded serat benangnya kurang halus dan rajutannya kurang rata. Bahan katun sendiri terbuat murni dari 100% kapas alami sehingga menjadikan kain ini halus, dingin, nyaman dan mampu menyerap keringat dengan baik.

Bahan Kain Diamond

Kain diamond merupakan suatu jenis kain yang sekilas tampak seperti kulit jeruk. Kain ini memiliki tekstur sedikit kasar atau berpasir. Walaupun bahan hijab diamond terasa agak kasar dengan tekstur menyerupai kulit jeruk, bukan berarti bahan diamond tidak bisa digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari lho. Tekstur yang kasar inilah yang membuat kain diamond unik dan berbeda dari jenis kain yang lain. Kain diamond ini juga sangat di populer untuk dijadikan sebagai bahan kerudung, karena selain nyaman ketika dipakai juga mudah dibentuk atau disesuaikan dengan bentuk wajah kita. Bahan hijab diamond ini bisa dikatakan tengah populer di kalangan para wanita muslim karena dapat disesuaikan dengan bentuk wajah sebagaimana kamu mengkreasikannya. Terdapat berbagai jenis bahan hijab diamond yang biasanya digunakan untuk kerudung segi empat, diantaranya adalah bahan diamond ceruti dengan tekstur lembut dan tidak membuat gerah, serta diamond italiano yang lebih tebal dan terasa agak kasar serta kaku. Sampai saat ini kain diamond baik diamond Italiano maupun Georgette merupakan kain yang laris dan diminati banyak orang kebanyakan kain diamond ini digunakan untuk membuat jilbab dan gamis karena kita tahu jilbab maupun gamis yang elegan adalah terbuat dari bahan yang unik dan berkarakter. Nah kain diamond ini memiliki karakter yang kuat dibanding kain lainnya jadi memang wajar saja kalau banyak diminati orang.

Bahan Kain Satin

Satin merupakan kain yang memiliki ciri khas warnanya yang mengkilap dan permukaannya licin tetapi bagian dalam bahan satin tidak mengkilap dan tidak licin. Satin merupakan kain yang dibuat melalui proses tenun dari bahan berserat filamen seperti sutra (silk), nylon, atau polyester. Bahan satin ditenun dengan teknik weave sehingga menghasilkan kain yang tampak mengkilap atau glossy. Karakteristik satin selain permukaannya yang licin dan berkilau adalah teksturnya halus serta terlihat jatuh saat digunakan. Bahan satin biasanya dibuat untuk jilbab segi empat dan pashmina. Hijab dengan bahan satin ini cocok digunakan untuk acara resmi karena menimbulkan kesan elegan dan mewah bagi pemakainya karena satin dapat menangkap dan memantulkan cahaya dari sudut yang berbeda. Pilih satin yang bercorak atau polos dengan perpaduan gradasi warna juga sangat sedap dipandang. Berbagai jenis bahan hijab lainnya yang bisa dipilih adalah bahan satin. Ini merupakan salah satu bahan hijab yang memiliki tekstur licin pada bagian permukaan luar dengan warna mengkilap. Menggunakan bahan hijab satin untuk acara formal seperti wisuda atau kondangan tentu membuat tampilan terlihat mewah nan elegan, apalagi bila dipadukan dengan kebaya berwarna netral seperti abu-abu dan hitam. Selain satin, juga bisa menggunakan bahan maxmara yang dianggap memiliki karakter sama dengan satin. Namun maxmara memiliki tekstur yang lebih tipis dan lembut ketimbang satin. Meski begitu, harus diperhatikan pula cara perawatannya, dimana sebetulnya bahan maxmara bersifat tipis dan mudah kusut.

Bahan Kain Spandek

Bahan spandex hampir sama dengan kaos, akan tetapi bahan spandex lebih tipis dan ada yang bercorak mengkilap. Spandex merupakan bahan kain yang terbuat dari unsur non alami. Teksturnya halus, lentur, lembut dan nyaman digunakan sehingga harganya juga relatif mahal. Kelebihan dari hijab berbahan spandek adalah kemampuan menyerap keringat sangat baik sehingga tetap nyaman untuk digunakan saat cuaca panas dan nyaman digunakan untuk kamu yang banyak beraktivitas. Hijab berbahan spandek juga lebih mudah dibentuk dan dikreasikan sesuai dengan keinginan karena elastis. Kekurangannya adalah bahan ini mudah melar jika dicuci dengan cara yang tidak benar.

Bahan Kain Jersey

Bahan jersey yang biasanya digunakan untuk membuat pakaian juga termasuk dalam berbagai jenis bahan hijab yang memiliki tekstur hampir serupa dengan bahan spandek. Jika tidak diperhatikan secara jeli, kamu mungkin bakal menganggap kedua bahan hijab ini sama. Padahal, baik bahan jersey maupun spandek memiliki tekstur yang jelas saja berbeda, dimana umumnya bahan jersey memiliki tingkat ketebalan lebih tinggi ketimbang spandek. Bahan jersey untuk hijab biasanya dibuat khusus untuk wanita muslim yang menggunakan hijab syar’i. Mengingat teksturnya yang tebal namun tetap lembut dan nyaman dipakai untuk sehari-hari. Bahan hijab jersey ini sangat cocok digunakan bagi yang memiliki wajah mungil dengan bentuk dagu yang runcing. Sementara untuk wajah yang bulat atau oval sebaiknya tidak menggunakan bahan hijab ini dan pilih yang bertekstur licin, dengan bentuk agak kaku untuk membingkai wajahmu agar terlihat lebih tirus. Karena teksturnya yang jatuh tersebut akan membuat wajah yang menggunakannya terlihat lebih berisi. Beberapa model jilbab dengan bahan jersey antara lain, khimar jaguar ped, hoodie tasya, bergo sofia silky dan bergo yola.

Bahan Kain Rayon

Rayon adalah bahan kain dari unsur non alami. Teksturnya lentur dan relatif tebal. Bahan ini juga sering dipakai untuk membuat kerudung, dimana umumnya rayon yang digunakan adalah rayon super dan rayon gerimis. Teksturnya yang halus dan lentur membuat bahan hijab rayon mudah untuk dikreasikan dengan mengikuti bentuk wajah. Hijab berbahan rayon nyaman dan sangat cocok dipakai ketika cuaca panas karena mampu menyerap keringat dengan baik. Selain itu, rayon cocok dipakai sehari-hari karena memberikan tampilan yang kasual. Teksturnya lentur membuat hijab berbahan rayon mudah untuk diatur dan dikreasikan sesuai dengan keinginan. Selain itu, bahan rayon juga mampu menyerap keringat sehingga pemakainya tidak akan merasa gerah saat beraktivitas di luar rumah. Sedangkan kekurangannya antara lain adalah, mudah kusut dan mudah luntur saat dicuci.

Bahan Kain Hycon

Jika dilihat sekilas, hycon mirip dengan sifon. Namun untuk sifon lebih licin dari kain hycon, sedangkan hycon lebih lembut dibandingkan dengan sifon. Hycon sendiri memiliki ciri serat kain lebih rapat, lebih lembut dan halus, tidak licin, bahannya jatuh dan tidak mengembang. Kamu bisa memakai ciput sebelum memakai hijab dari bahan hicon. Biasanya hicon ini dibuat untuk model hijab syar’i dengan model two layer atau double hycon karena bahannya sangat tipis dan menerawang.

Apa pun bahan kerudung yang kita pilih harus tetap dirawat. Perawatan kerudung yang tepat akan membuat kerudung kita bisa awet dipakai dan tidak mudah rusak. Jika di rumah terbiasa mencuci menggunakan mesin, sebaiknya agar kain dimasukkan dulu ke dalam kantong cuci sebelum dimasukkan ke mesin cuci. Dan yang paling penting adalah ketika akan menjemur, pastikan menjemur di dalam ruangan. Karena sinar matahari langsung dapat memudarkan warna pada hijab.

Itulah bahan hijab yang banyak dijual dipasaran. Sesuaikan dengan aktivitas sehari-hari agar hijab terasa nyaman dan adem. Nah, dari penjelasan diatas sudah jelas bukan bahan kain apa saja yang cocok digunakan sebagai hijab yang nyaman. Dengan banyaknya pilihan membuat kita semakin lebih mudah untuk mengkombinasikan hijab sesuai dengan aktivitas dan pakaian yang akan dikenakan. Namun tetap perlu diingat lagi bahwa kenyamanan adalah hal yang paling penting dalam menentukan jenis bahan kain hijab yang akan digunakan untuk beraktivitas. Berikut ini juga dapat diakses tutorial memadupadankan gaya hijab untuk aktivitas sehari-hari. 

Ragam Jenis Kain

This image has an empty alt attribute; its file name is T-obD9mNcpj6r9VRHr-nW_9Lf3-y00ljFoKLQYeRUJb7Rl6RlrBeDdUBGcrTPUtw5-JGwyhjBVqF1-ksg6QWa-st9yDXUzxC3TGvmOPXX18m_hMQD-JGORMIAiSo0-8cl4fXsHSM

Banyak jenis kain dengan berbagai tekstur dan ciri khas masing-masing. Kain-kain tersebut memiliki keunggulan dan kelebihannya yang variatif ketika digunakan sebagai material dari pakaian sehari-hari. Terkadang mengetahui jenis kain yang ada pada pakaian tersebut akan memudahkan ketika berbelanja, khususnya belanja online. Ada berbagai jenis kain yang ditawarkan di pasaran. Mulai dari yang memiliki kualitas baik dengan harga murah sampai bahan kain premium yang hadir dengan harga fantastis. Selain menyesuaikan budget, kamu juga bisa lebih teliti mengenal jenis kain yang pas dengan kebutuhan pakaianmu, melihat dari kekurangan serta kelebihan jenis kain.

Kain Cotton

Semua orang sudah tidak asing lagi yang namanya kain cotton/katun. Manusia sejak jaman dahulu kala sudah memakai kain cotton. Sampai dengan zaman sudah sangat modern dan canggih sangat banyak manusia menggunakan kain cotton. Alasan manusia disukainya bahan-bahan yang berasal dari kain cotton dikarenakan bahannya yang lembut ditangan. Sifatnya yang fleksibel dan menyerap keringat dari kain cotton pun menjadi alasan disukainya bahan ini.

Karakteristik Kain Cotton

Beberapa karakteristik paling khas yang membedakan antara kain cotton dan kain-kain lainnya. Pertama, kain cotton memiliki tekstur yang halus dan lembut karena dibuat dari serat alami. Kedua, kain cotton bersifat kuat dan tahan lama asal dirawat dengan tepat. Selain itu, kain cotton tidak membuat alergi ataupun iritasi kulit dan sangat nyaman ketika digunakan karena bahannya yang adem. Kain cotton juga mampu menyerap keringat dengan baik tanpa membuat kulit lembab. Dan yang paling penting adalah kain cotton sangat cocok digunakan di segala cuaca, baik cuaca panas maupun cuaca dingin.

Pemanfaatan Kain Cotton

Sudah banyak yang mengetahui tingginya nilai bahan baku kain cotton ini karena ada 10% uang hilang dari keseluruhan berat kotor dari serat kapas ini. Oleh karena itulah orang banyak suka memakai kain cotton. Dengan daya serapnya yang tinggi mampu menyerap keringat dan air sehingga kain cotton banyak dipakai. Pemakaian ini ada yang untuk berbagai jenis pakaian, alat kebersihan, perlengkapan kesehatan dan kain cotton juga yang paling banyak dipakai untuk baju olahraga. Di berbagai belahan benua kain cotton sangat terkenal dipakai. Kapas dengan jenis tertentu memiliki serat yang lebih baik dan hasil kain cotton yang lebih baik pula. Berbagai jenis industri mayoritas ada pemakaian dari kain cotton. Bahkan untuk industri perikanan juga memakai kain cotton.

Kekurangan Kain Cotton

Terdapat pula beberapa kekurangan dari kain cotton itu sendiri seperti, mudah kusut karena teksturnya juga agak kasar meskipun tergantung dengan jenis kain yang digunakan. Selain itu, kain cotton mempunyai banyak pilihan warna dan cotton merupakan kain yang berasal dari kapas sehingga tidak dapat dipungkiri bahwa kain cotton akan mudah luntur.

Kain Rayon

Salah satu kain yang sering dinamai sebagai kain ajaib dan serbaguna adalah bahan rayon. Hal ini disebabkan karena kain mampu meniru kain lain. Maksudnya adalah, kain ini bisa memiliki karakteristik yang dimiliki oleh kain manapun. Rayon bisa menyerupai katun, wol bahkan sutra. Selain itu, rayon juga cocok digunakan sebagai bahan pembuatan hampir segala jenis pakaian. Namun demikian, karena keluwesannya tersebut, terkadang membuat perawatan tiap jenis rayon harus spesifik dan tidak bisa digeneralisasi.

Karakteristik Kain Rayon

Berikut ini terdapat beberapa karakteristik dari kain rayon. Kain rayon merupakan salah satu jenis bahan kain yang tidak mudah kusut. Kain rayon juga mempunyai kilau alami yang tinggi pada permukaan kainnya. Kain rayon cenderung licin sehingga menyerupai bahan sutra. Serat kain rayon mengandung unsur kimia oksigen, hidrogen serta karbon. Daya serap tinggi menyerupai kain katun. Tekstur kain rayon sangat lembut dan mempunyai permukaan yang halus. Nyaman dipakai. Mudah menyerap warna. Mempunyai macam warna dan motif yang beragam Retensi rendah sehingga sulit kembali kebentuk semula. Kain rayon mudah terbakar. Bahan yang tidak kuat terutama dalam keadaan basah dalam waktu yang cukup lama.

Pemanfaatan Kain Rayon

Pemakaian bahan kain rayon ini sangat bermacam ragam untuk berbagai keperluan. Misalnya banyak ditemui pakaian dari bahan kain rayon seperti blus, celana, rok, pakaian dalam, kerudung, kaos kaki, daster dan lain lain. Bahan kain rayon juga dipakai untuk berbagai alat di rumah tangga. Misalnya gorden, sarung bantal dan sprei juga selimut dari bahan kain rayon. Untuk di bidang lain misalnya rumah sakit dan industri benang ban, bahan kain rayon merupakan salah satu unsur pembuatannya. Pemakaian Bahan kain rayon juga unsur pembuatan popok bayi dan pembalut wanita. Dengan semakin gencarnya pemakaian batik di Indonesia membuat produksi bahan kain rayon ini semakin tinggi. Karena batik banyak terbuat dari bahan kain rayon. Untuk berbagai keperluan baju seragam juga banyak menggunakan bahan kain rayon. Misalnya seragam sekolah, seragam kerja di instansi pemerintah atau swasta. Bahan kain rayon yang tidak mudah kusut, dan tidak perlu disetrika ini yang membuat orang banyak menyukai. Bahan kain rayon ini memang kenyataannya tidak terlalu menyerap air tidak seperti bahan kain katun. Tetapi tidak menurunkan minat orang untuk menggunakan bahan kain rayon untuk bahan dasar membuat baju. Orang akan tetap lebih suka dengan perawatan bahan kain rayon yang mudah ini.

Kekurangan Kain Rayon

Bahan rayon mempunyai karakter licin sehingga mudah jatuh dan sulit untuk dibentuk. Selain itu, bahan rayon merupakan bahan yang sangat mudah kusut dan luntur. Sehingga perlu perhatian khusus dalam perawatannya. Kain rayon mempunyai karakter yang mudah menyerap keringat, sehingga ketika digunakan dalam waktu yang cukup lama, akan menimbulkan bau yang tidak sedap. Kain rayon dianggap kain yang tipis, bahkan cenderung tembus pandang, namun jangan khawatir, karena masih ada kain rayon kualitas yang baik yang tidak tipis dan tidak menerawang. Tingkat mudah tidaknya kain rayon dalam menarik panas atau api, tergantung dari kualitasnya kembali. Kain rayon dengan kualitas baik, akan sedikit mengurangi tingkat terbakarnya.

Kain Polyester

Polyester merupakan istilah umum untuk kain atau tekstil yang dibuat dengan menggunakan benang atau serat polyester. Serat atau kain polyester dibuat dari senyawa kimia, ethylene glycol, dan asam tereftalat, yang dikombinasikan dengan polyethylene terephthalate (PET) yang berasal dari minyak bumi (petroleum). 

Karakteristik Kain Polyester

Bahan polyester lebih awet jika dibandingkan jenis bahan lainnya, sehingga masa pakainya jauh lebih lama. Tanpa menurunkan kondisi serat atau kualitas bahan polyester secara keseluruhan. Polyester bersifat hidrofobik dan cepat kering. Meskipun terkena air atau hujan sekali pun, pakaian berbahan polyester akan mudah dikeringkan. Bahan polyester jarang mengalami keriput, meskipun digunakan berkali-kali. Polyester memiliki serat yang kuat, sehingga pakaian dengan bahan ini akan menahan panas dari tubuh.

Pemanfaatan Kain Polyester

Kain dan serat polyester termasuk kuat dan lentur. Tepat jika Anda memilih dan menggunakan bahan sintetis ini untuk membuat pakaian dan aksesori yang dapat melonggar tetapi tidak mudah melar, contohnya kaus kaki. Jika Anda ingin memiliki hunian dengan konsep rumah tumbuh, seperti salah satu keunggulan bahan polyester yang lentur. 

Kekurangan Kain Polyester

Kain polyester merupakan kain berbahan plastik yang memiliki daya tahan yang terbatas. Bahan kain polyester mudah terbakar, sehingga penyimpanan bahan ini sebaiknya dijauhkan dari sumber api ataupun peralatan yang bermuatan listrik. Pakaian yang terbuat dari polyester termasuk sensitif terhadap suhu. Tidak seperti katun yang terasa lembut di kulit, polyester memiliki tekstur yang kasar. Terkadang, bahan ini terasa kurang nyaman di kulit sensitif. Proses pembuatan bahan kain polyester menggunakan bahan kimia, maka pada sebagian orang, kain ini dapat menimbulkan iritasi yang mengganggu.

Kain Ripstop

Kain Ripstop merupakan kain tenun yang sering terbuat dari benang nilon, dalam penenunan menggunakan teknik memperkuat khusus yang membuat mereka tahan terhadap robek dan merobek. 

Karakteristik Kain Ripstop

Kain ripstop tipis dan ringan memiliki struktur kain menjadi 3 dimensi anyamannya sehingga membuat serat kain atau nilon menjadi terjalin sangat kuat, tidak mudah robek.

Pemanfaatan Kain Ripstop

Dengan teknik ripstop bahan yang ditenun mempunyai kekuatan yang cukup baik yang bisa tahan terhadap air tidak mudah meresap serta menyebar, kekuatan bahannya bisa melindungi dari goresan atau robekan benda tajam ketika  berada di alam, kain ripstop ini banyak digunakan untuk seragam militer, baju safety buat pendaki gunung, ransel, tas koper, kain layar kapal, parasut, balon udara, kemeja militer, dll.

Kekurangan Kain Ripstop

Kekurangan dari kain ripstop itu sendiri yaitu, kain ripstop cukup sulit bahkan jarang digunakan untuk membuat pakaian baik pakaian gaun maupun pakaian sehari-hari.

Kain Sequin

Sequin merupakan kain yang terbuat dari manik-manik atau payet-payet berkilau. Kebanyakan manik-manik terbuat dari bahan plastik beraneka warna dan memiliki bentuk-bentuk geometris sehingga bisa memancarkan kilau yang indah.

Karakteristik Kain Sequin

Kain sequin memiliki karakteristik yang indah dan berkilau. Serta menampilkan kesan yang cukup elegan karena adanya manik-manik yang cukup banyak. Sequin juga merupakan salah satu bahan yang mudah dijahit dan apabila diaplikasi pada baju akan membentuk lekuk tubuh.

Pemanfaatan Kain Sequin

Karena karakteristiknya yang memberi kesan elegan dan mewah, sequin sering diimplementasikan pada pakaian gaun-gaun malam (sequin dress), perhiasan, tas, sepatu dan aksesoris lainya.

Kekurangan Kain Sequin

Banyaknya manik-manik yang ada pada jenis kain ini memerlukan kehati-hatian dalam merawat barang barang yang terbuat dari kain ini. Karena apabila tidak berhati-hati, maka manik-manik yang terdapat pada kain sequin akan rontok. Selain itu, sequin yang memiliki kualitas rendah akan terasa gatal, kemerahan, atau iritasi apabila langsung bersentuhan dengan kulit.

Kain Linen

Kain linen adalah kain yang terbuat dari serat alami. Serat linen terbuat dari serat tumbuhan rami. Saat ini kain linen sedang naik daun karena kain ini memiliki sifat yang tahan terhadap bakteri dan jamur.

Karakteristik Kain Linen

Kain linen merupakan salah satu jenis kain yang memiliki kualitas cukup tinggi, serta memiliki permukaan yang halus dan rapi. Bahan linen ini juga sangat cocok digunakan disegala cuaca. Apabila di cuaca panas maka kain linen ini akan terasa sejuk saat dipakai. Sebaliknya, apabila di cuaca dingin, kain ini akan terasa menghangatkan.

Pemanfaatan Kain Linen

Kain linen sering digunakan sebagai pakaian, kain sprei, serbet, tirai, taplak meja, handuk, kertas, perisai, dan lain sebagainya.

Kekurangan Kain Linen

Bahan pakaian yang terbuat dari bahan linen jika tidak tau cara merawatnya akan cepat rusak. Hal ini karena serat kain linen mudah rusak. Kain linen juga akan cepat rusak jika dididihkan, mencuci dengan pemutih dan  bahan oksidasi lainnya.

Kain Taslan

Bahan taslan adalah bahan dasar yang sering dipakai untuk membuat jaket bomber, jaket olahraga hingga jaket hujan kekinian yang sering kamu lihat. Kain Taslan termasuk ke dalam kain modern yang dirancang dengan menggunakan teknologi yang canggih. Kain ini terbentuk dari jalinan serat polyester yang kuat dan dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.

Karakteristik Kain Taslan

Ciri-ciri kain taslan antara lain memiliki lapisan balon seperti karet yang berfungsi untuk melindungi dari air dan angin. Kelebihan lain dari kain taslan antara lain ringan dan tahan sobek (kuat).

Pemanfaatan Kain Taslan

Bahan kain taslan merupakan bahan kain yang paling sering digunakan untuk membuat jaket.  Jenis kain taslan sangat populer karena memiliki kemampuan tahan air atau waterproof (tidak semua jenis bahan taslan anti air). Selain digunakan untuk bahan jaket anti air, bahan kain taslan juga dapat digunakan untuk jaket motor karena memiliki kemampuan tahan angin. Karena beberapa jenis memiliki kelebihan anti air dan angin juga sangat cocok digunakan untuk jaket outdoor.

Kekurangan Kain Taslan

Kekurangan pada kain taslan terletak pada cara perawatannya. Kain taslan boleh disetrika, tetapi dianjurkan untuk melapisinya dengan handuk atau kain lain sehingga permukaan kain taslan tidak bersentuhan langsung dengan panas setrika. Gunakan panas kecil atau diset untuk bahan nilon.

Kain Lycra

Nama kain lycra pasti sudah tidak asing lagi bagi kita, jenis kain ini sebenarnya termasuk dalam kelompok kain spandex. Bahan lycra ini terbuat dari bahan polyurethane polyurea copolymer dan memiliki sifat elastis.

Karakteristik Kain Lycra

Lycra adalah jenis kain yang mempunyai sifat elastis. Lycra dibuat dari bahan sintetis yang kuat. Dengan karakter yang elastis dan lentur ini, kain lycra memberikan kelembutan dan sejuk saat digunakan.

Pemanfaatan Kain Lycra

Kain lycra biasanya digunakan untuk baju dalaman karena sangat tipis. Tetapi saat ini kain lycra populer digunakan untuk hijab atau bahkan gamis. Beberapa pakaian yang saat ini populer menggunakan lycra digabungkan dengan polyester dan cotton sehingga lebih tebal dan lebih nyaman digunakan. Lycra yang memiliki kualitas yang baik dapat menyerap keringat dan memantulkan kembali sinar ultraviolet.

Kekurangan Kain Lycra

Kain lycra yang banyak dipakai untuk pembuatan pakaian ini juga memiliki beberapa kekurangan. Terlebih bagi pakaian spandex dengan bahan yang kurang berkualitas, beberapa kekurangan ini bisa ditemui. Kain lycra sangat sensitif terhadap panas, jadi hati-hatilah saat menyetrikanya. Lycra tidak bisa menyerap keringat dengan baik. Akan tetapi hal ini juga tergantung pada jenis lycra yang dipakai. Seratnya cenderung licin dan mudah bau ketika terkena keringat.